Coretannya Tirta Hardi Pranata

Mengganti Baterai UPS dengan AKI/Accu Motor

Udah lama gak nyoret-nyoret nih blog... Maklum lagi sibuk ngumpulin sebongkah berlian, hahaha. Oh iyaa, kali ini saya takan curcol lagi, rada males ngeblog isinya curcol, banyak stalker yang ujung ujunganya kepo... :/ Hari ini saya akan sedikit berbagi ilmu tentang mengganti baterai UPS dengan aki motor. 

Jika kalian pasti tau UPS (Uninterruptible Power Supply) atau alat yang digunakan sebagai backup energi listrik pada perangkat elektronik (biasanya di gunakan untuk komputer), UPS ini menggunakan baterai, sehingga ketika terjadi gangguan pada jaringan listrik alat ini dapat membackup sementara jaringan listrik tersebut agar perangkat yang terhubung tidak langsung mati..

UPS adalah salah satu alat yang sangat dan paling di butuhkan oleh perusahaan penyedia layanan jasa telekomunikasi, internet dan masih banyak lagi, karena perangkat yang digunakan tidak boleh mati atau terganggu akibat kerusakan jaringan listrik. Selain itu UPS di gunakan untuk melindungi perangkat elektronik dari kerusakan yang diakibatkan kegagalan dan kerusakan jaringan listrik,

UPS banyak tersedia di pasaran mulai dari harga ratusan - jutaan, bahkan ada yang ratusan juta, tergantung seberapa besar daya yang dimiliki UPS tersebut. Pernah lihat kasus korupsi UPS di Jakarta yang sempat heboh di media massa akibat perseteruan Ahok dan Haji Lulung,... Nah jangan sampai salah membedakan antara UPS dan USB kayak Haji Lulung yaak, malu maluiin ajaaah..

Banyak yang belum tau  kalau baterai UPS itu bisa di ganti dengan AKI atau ACCU, karena baterai UPS bawaaan cendrung akan mengalami kekurangan daya ketika telah lama dipakai, dari pada dibuang mending dimodifikasi,.. Menganti baterai UPS dengan AKI/Accu adalah salah satu cara meningkatkan daya pada UPS agar mampu membackup listrik lebih lama,.

Berikut saya berikan Tutorial Mengganti Batrai UPS dengan Aki/Accu motor. :D

Peralatan yang dibutuhkan.

  1. Obeng
  2. Isolasi
  3. kabel listrik
  4. Skun atau penyambung kabel
Caranya.
  1. Pastikan UPS kalian masih dalam kondisi dapat di gunakan, alias masih nyala saat di colokan ke listrik. Jika masih nyala berarti UPS dapat digunakan, silahkan lepaskan kembali colokannya.. pastikan UPS dalam kondisi off, agar tidak tersentrum sewaktu perakitan.
  2. Buka chasing UPS nya dengan menggunakan obeng.
  3. Didalam UPS kalian akan melihat rangkaian elektronik seperti ini,
  4. Rangkaian Elektronik di dalam UPS, maaf yaa batrai nya sudah saya copot
  5. Ada dua kabel yang terhubung dengan baterai bawaan ups,.
  6. Lepaskan kabel tersebut dari baterai, dan lepas batrai dari UPS agar tidak membuat UPS menjadi berat, toh baterai nya enggak di gunakan lagi.
  7. Kemudian sambung kabel yang terhubung dengan batrai UPS dengan menggunakan kabel listrik yang telah disediakan sebelumnya. lalu di isolasi agar tidak saling nempel biar gak konslet nantinya.
  8. Ini kabel yang terhubung dengan batrai dan sudah saya sambung
    dengan  kabel listrik untuk di hubungkan ke Aki
  9. Kemudian lubangi chasing UPS agar kabel tersebut dapat di keluarkan dan di hubungkan dengan AKI.
  10. nah ini chasing yang udah di lobangin, dan kabel udah di keluarin
  11. Sambungkan kabel tersebut pada aki, boleh aki mobil ataupun aki motor. 
  12. nah ini kabel yang terhubung sama AKI
  13. Setelah itu silahkan di coba, nyalakan UPS nya (tanpa di colokan ke listrik) jika ups nyala berarti anda telah sukses mengganti batrai UPS dengan AKI
  14. Jadi hasilnya seperti ini, 
  15. Rapikan pekerjaan kalian, setelah selesai, ups boleh di colokan ke listrik seperti biasa. :D
  16. Taraaaaa.. Jadi deh.. :D

Nah selamat mempraktikan, semoga sukses... :D

READMORE
 
Reaksi: 

Kamu

Kamu yang dulu hanya hadir di mimpi ku, yang meninggalkan keping-keping rindu kini mulai menampakan diri bersama sinar mentari. Yang semula fatamorgana kini menjadi setengah nyata. Ini tak lagi mimpi ini adalah impian, seperti yang dirimu katakan, impian itu diperjuangkan, mimpi itu di abaikan.

Kamu yang dulu sempat aku ragukan, kini mantap menyakinkan diri berdiri sepaham menjemput impian. Menatap masa depan yang tidak hitam tidak pula putih, samar. Hanya bermodal keyakinan kita berikrar untuk berdiri sama tinggi duduk sama rendah, ringan kita jinjing berat kita pikul bersama. Dengan tidak merendahkan martabat ku, kamu dorong aku selangkah di depan mu, bukan untuk jadi tuan atas dirimu yang lemah, bukan pula jadi majikan atas pekerjaan rumah yang nanti akan kamu emban, tapi menjadi imam bagi dirimu yang solehah, menjadi pemimpin sekaligus pembimbing, yang nantinya bertanggung jawab atas kemaslahatan dan kesejahteraan lahir dan batin.

Kita bersama bukan sekedar ingin berdekatan satu sama lain, tapi mendekatkan diri padaNya. Dekat bagi mu adalah ketika aku bisa lebih dekat dengan peciptaMu, selama belum ada ikatan yang sah, biarkan jarak yang berkuasa menjaga. Biarkan jarak menempa kita untuk lebih sabar bergulat dengan rindu, biarkan waktu menjadi guru yang mengajarkan arti menunggu.

Masa lalu memang tidak selama buruk dan tidak juga selalu baik, tapi masa lalu selalu mengajarkan kita untuk menjadi lebih baik darinya. Kita sadar, kita adalah bagian dari masa yang kelam, jiwa yang tumbuh dari keterpurukan yang mencoba bangkit menyongsong harapan yang lebih baik. Kita bukan malaikat yang taat, kita adalah kepingan kebaikan dan keburukan yang tersusun membentuk dalam seonggok daging yang beruntung diberikan roh yang beruntung diberikan akal dan kehidupan. hingga kita tumbuh dari pengalaman yang menjadi guru terbaik untuk menjadi yang terbaik.

Kini kamu hadir laksana mata air di tengah gurun, hadir mu perlahan memberikan perubahan. Mengubah ketidak mungkinan menjadi sesuatu yang mungkin, kita sama-sama merasakan hidup ini adalah  proses, dimana mimpi akan tetaplah menjadi mimpi tanpa adanya perjuangan untuk mewujudkannya.

Sudah ku hentikan pencarian ku selama ini, ke berbagai penjuru ku cari, tepian pantai, lautan luas, puncak gunung pun kudaki, dan kini aku menghentikan semua pencarian tersebut. Lelah ku sudah lunas, impas ketika aku menemukan mu dari tempat yang tak asing bagi ku, tempat yang tak sembarang orang bisa bertahan disana.

Kini yang ku ingin hanyalah hidup bersama dengan mu, melewati susah dan senang dengan bergandeng tangan. Meskipun kita tahu, kita sama-sama keras kepala, tapi kita bukan lah orang yang gampang mengiba. Bantu aku untuk lebih keras berjuang untuk mu, bantu aku untuk tetap berdiri mantap menjadi imam mu.

Sendiri mungkin kita baik, tapi berdua kita bisa lebih baik.
#insyallah



READMORE
 
Reaksi: 

Mengatasi Kedingin di Pendakian

Berpetualang bukanlah perkara siap finansial ataupun siap fisik saja, tapi juga siap dengan kondisi apapun yang akan terjadi terlebih lagi dengan keadaan alam yang tidak dapat di prediksi, seperti pegunungan. Di pegunungan cuaca bisa saja terasa panas dan terik di siang hari, namun malam hari bisa jadi sangat dingin. Apa lagi jika terjadi hujan dan badai, bahkan di musim kemarau cuaca di gunung bisa menjadi sangat dingin pada malam hari dari pada musim hujan. 

Sebagian besar penyebab kematian pendaki bukan karena kecelakaan, tapi karena kedinginan atau lebih dikenal dengan hipotermia. Penyebab hipotermia adalah kehilangan panas tubuh secara drastis yang menyebabkan penderita hilang kesadaran. 

Dari pengalaman-pengalaman selama pendakian ada bebarapa cara mengatasi kedinginan untuk mencegah kedinginan berlanjut menjadi hipotermia. seperti :

1. Mengganti pakaian basah dengan pakaian kering ketika tidur. 
Tidak baik menggunakan pakaian perjalanan buat tidur, sebab selain bau keringat, pakaian tersebut tentulah basah karena keringat atau pun air hujan. Meskipun tidak basah kuyup pakaian tersebut tidak masuk dalam kategori pakaian kering, tapi lembab. Pakaian yang basah atau lembab dapat menjadi pemicu kedinginan jika digunakan untuk tidur. Untuk pendakian 3 hari 2 malam, Saya selalu membawa minimal 2 -3 pakaian ganti, 1 digunakan ketika dalam perjalanan, 1 lagi ketika sedang tidur, jika pakaian untuk perjalanan basah saya sempatkan untuk menjemurnya ketika pagi, dan membiasakan diri untuk mengganti pakaian  ketika tidur. 

2. Jika merasa sangat kedinginan segeralah berhenti dan mendirikan tenda, lalu segera menganti pakaian, dan masuk kedalam sleeping bag. Jangan lupa makan, dan meminum minuman hangat seperti air jahe.
Pernah suatu ketika pendakian ke Gunung Merapi, kebetulan teman saya Cewek kedingan sewaktu sampai di pasar burbah, anggota tim yang lain segera mendirikan Tenda dan membuat air panas.Sementara yang kedingian langsung mengambil sleeping bag lalu kemudian memasukan botol-botol yang telah diisi dengan air panas ke dalam sleeping bag ini bertujuan untuk menghangatkan suhu di dalam kantong tidur tersebut.

3. Jika masih dingin bungkuslah tubuh penderita dengan matras alumunium foil, atau jika ada gunakan emergency blanket. Ini adalah cara yang umum digunakan untuk penanganan gejalan hipotermia. Sebelum membungkus tubuh penderita dengan sleeping bag + matras alumunium foil, sebaiknya penderita mengganti pakaiannya yang basah dengan pakaian kering terlebih dahulu. Biar lebih hangat masukan juga botol yang telah diisii air panas kedalam sleeping bag. 

4. Cara tradisional, jika membawa jahe, segera parut jahe atau tumbuk hingga halus kemudian balur jahe tersebut ke seluruh tubuh penderita. Lebih bagus lagi jahe merah, karena lebih panas. Cara ini pernah saya terapkan dipendakian merbabu, dan berhasil. 

Jika mengalami kejadian ataupun kendala pada saat melakukan kegiatan pendakian, sebaiknya jangan panik dan tetap berpikir jernih. Apa lagi wanita, pleaseee jangan nangis karena akan membuat situasi semakin panik. Menenangkan diri dapat membantu kita mencari solusi mengatasi kendala yang dihadapi. 
READMORE
 
Reaksi: 

Untuk Mu yang Selalu Hadir di Mimpiku

Hai kamu,.. Si Hulk wanita yang nyebelin tapi ngangenin.. tapi boong. :P

Semoga kamu baik-baik saja dan selamat berakhir pekan bersama keluarga mu di rumah, bermain bersama ponakan kecilmu, belajar jadi ibu yang baik yaa :D. Salam sama ibu mu, semoga beliau juga lekas sembuh dari sakitnya. Aamiin..

Maaf kalau mungkin agak lebay, tapi ini jujur, sungguh aku gak ngarang.

Begiini...
..tapi rada malu sih ceritanyaa..

Untuk mu yang mungkin tak sempat membaca tulisan ku ini, Izinkan aku menjadi pemuja rahasia, yang menjadikan mu penyemangat untuk mengawali hari, tak ada yang bisa ku perbuat untuk mu selain berdoa agar kamu selalu sehat dan bahagia di sana.

bingung ngelesnya gimana lagi,, hahaha

Emm..kamu tau gak?

Beberapa hari ini aku selalu memimpikan kamu, aku gak tau kenapa bisa begitu. Mungkin untuk memimpikan kamu aja aku tak berhak, siapa sih aku? kenal kamu aja belum lama. Tapi entah kenapa aku tetap aja menikmati bermimpi tentang mu, mungkin hanya dalam mimpilah aku bisa menikmati senyum mu tanpa takut dosa atau kepergok curi-curi pandang sama kamu. haha.

Toh kamu juga hanya hadir sekilas, muncul begitu saja tanpa permisi seperti iklan di tipi, dan itu sering kali terjadi. Bukankah menyebalkan? kamu selalu hadir di penghujung malam, menyisakan ruang rindu yang haram.

Tapi aku selalu saja membiarkan itu terjadi, mungkin itu hanya bunga tidur yang memberi ku kenyamanan ku berbaring hingga adzan subuh memanggil.

Awalnya memang aku tak pernah perduli tentang apa yang sedang aku alami, bahkan aku tak mengerti kenapa sering kali kamu hadir disetiap malam di tidur ku.Tak pernah terpikir oleh ku mengartikannya lebih.

Sebab ku sadar betapa sulitnya memahami rasa, bagi ku yang sudah terlanjur kebanyakan makan garam dalam hubungan percintaan, ini teramat singkat untuk dikategorikan cinta. Meskipun benih-benih itu mulai tumbuh, tapi aku tak ingin benih itu tumbuh terlalu cepat. Apalagi ku tahu kamu mungkin masih teramat memendam dan mengharapkan ia yang terlanjur membuatmu tak dapat melihat aku yang mengagumi mu, meskipun kamu tahu ia terlanjur membuat mu terluka.

Aku pengecut yaa,? emang kok, aku mah cemen.. gak berani ngomong kalau aku suka sama kamu.. :(
Aku tak yakin kalau kamu juga menaruh harap pada ku, karena kita belum lama kenal, bahkan hanya berjumpa via suara, namun ku selalu menunggu saat kita akan berjumpaa.. Halah malah nyanyi. :? aku hanya tak ingin terlalu awal mengarti kan suka ku sebagai cinta itu aja.

Ada sebuah skema panjang yang terasa rumit, dimana kita saling menjaga perasaan orang lain agar tak banyak yang tersakiti, "jangan main api kak" begitu kata mu mengingatkan ku. Meksipun kita harus mengalah dan mencoba menerima yang ada dengan apa adanya. Meskipun sering kali kita merasa cemburu pada ia yang lebih dulu mengungkapkan rasa, tapi kita tak bisa membohongi diri sendiri, lidah dapat bersilat mendustakan apa yang dikatakan hati "seandaiya kamu lah yang lebih dahulu mengungkapkannya". Sayangnya kita terlalu mudah berdamai dengan keadaan, mencoba menerima apa yang tak kita yakini. mencoba menjalani jalan gelap yang sulit dimengerti. kita?? bukan kah begitu?

Aku mencoba menjadi malaikat dan mungkin akan terus menjadi malaikat yang mengirimkan wahyu-wahyu bijak disetiap cerita mu tentang dia. Meskipunn sering kali malaikat jahat menggoda untuk mengambil kesempatan meruntuhkan asa mu pada dia yang lebih dulu hadir di hidup mu dan mengungkap cinta, tapi aku tak pernah ingin melakukan nya. Aku tak sejahat itu untuk mendapatkan cinta mu. Aku masih percaya pada janjiNya, tak kan tertukar apa yang telah ditakdirkan untukmu dengan yang lain, cinta sejati takan pernah tersesat meski pun ia berada di belahan bumi yang berbeda. Bukankah begitu yang dialami Bunda Hawa dan Ayah Adam.

Kamu harus tahu bahwa hanya namamu yang ada disetiap do'a ku. Bahkan ketika banyak wanita yang menawarkan kisah percintaan (termasuk sahabat mu sendiri), tapi hanya dirimu yang membuat ku lebih menghargai hidup dan lebih nyaman menikmatinya. Pagi adalah saat dimana kita selalu punya bahasan baru, cerita baru, meskipun kita sama-sama sibuk dengan rutinitas  yang kian membosankan, tapi kita senantiasa menyempatkan merubah D menjadi R. dan tahu kah kamu, ada kerinduan yang tak hingga ketika D tak kunjung menjadi R, dan ada harapan luarbiasa ketika R berubah menjadi ..... is writing Message.. berharap kamu akan menulis "Aku sayang sama kamu" hahahah

Aku ingat betul ketika pertama kali kamu tersenyum mentap ku, uluran tangan dengan kata santun yang kamu ucapkan untuk meminta no telpon ku. Semuanya teramat jelas bagi ku, tak ada kemewahan duniawi yang kamu tawarkan untuk mencintai mu. Ada rasa optimis disetiap prinsip hidup yang kamu pegang kukuh hingga saat itu. Aku sangat menghargai itu, mencoba menjaganya tetap utuh sampai kamu yakin untuk berbagi bersama orang lain untuk menjaga prinsip mu.

Kini kusadari jatuh cinta itu sederhana, menjadi diri sendiri yang apa adanya dengan prilaku yang menyenangkan jauh lebih penting dari merubah diri menjadi sempurna. Kamu mengajarkan aku untuk lebih menghargai diri ku sendiri, mencintai apa yang ku miliki, bahkan yang pertama kali kamu ajarkan pada ku adalah untuk bangga terhadap nama ku.

Mencintai mu adalah jalan panjang harus ku lalui, aku tak ingin lagi terburu-buru menyakinkan hati bahwa kamu adalah sejatiku. Aku takut tersesat pada kegeeran ku sendiri,. Aku masih sibuk memantaskan diri ku, sebab aku tak setampan romeo, tak sealim Ali, tak setangguh Muhammad Ali. Aku tak punya apa-apa untuk kamu banggakan, bahkan aku pun tak tahu apa yang dapat kamu harapkan dari ku. Tapi jika saat ini Tuhan bertanya pada ku, siapa yang akan ku pilih untuk menemani ku membangun rumah tangga mulai dari bawah, aku akan menjawab "kamu".. iyaa kamu.. Kesederhanaan, kejujuran, dan ketulusan lah yang membuat ku yakin untuk menjalani kehidupan bersama mu.. Eyaaaaaaaaaaaaaa gomball.. haaha #plak.

Tapi tetap saja aku manusia, tak nyaman tidur ku dengan bayang-banyang mu. Pikir ku sibuk menjaga keingintahuan di hati yang terus tersimpan, ingin seraya bertanya, apakah kamu disana menyimpan rasa yang sama? apakah kamu  pantas untuk ku banggakan, apakah kamu memang benar-benar tulus dan mampu meredam ambisi dan  keegoan. Tapi tak pernah sanggup ku utarakan, sebab aku tahu kamu telah memilih. Meskipun terdengar perih tapi aku mah apa atuh, bisa memiliki mu dalam mimpi aja sudah lebih dari cukup bagi ku. yang aku ingin cuma kamu bahagia dengan pilihan mu, aku tak ingin kamu menyakiti pilihan mu dan aku tak ingin menghianati kaum ku.

Hanya rangkaian doa panjang yang lebih spesifik ku panjatkan ke hadapan Tuhan, ku kirim kan doa dan sepatah namamu pada Nya, bukan maksud untuk meminta kamu bersanding bersama ku, hanya saja ku ingin yang terbaik bagi ku dan bagi mu, jika kita adalah pasangan yang terpisah agar dapat disatukan dalam ikatan yang indah, namun jika kamu tercipta bukan untuk ku, pasti kamu hadir di kehidupan ku untuk mengajarkan aku sesuatu. Seperti yang pernah kamu katakan dahulu.

Setiap orang ditempatkan dalam kehidupan kita tidak ada yang kebetulan. Mereka punya porsinya sendiri untuk mengajarimu sesuatu. 




READMORE
 
Reaksi: 

Pelangi

Secepat itu kah pelangi muncul
Bahkan ketika hujan belum reda
Ketika sisa-sisa badai masih porak-poranda
Menyisakan luka yang masih memerah

Aku tak tahu harus bagaimana
Aku lupa bagaimana cara menikmati pelangi
Semasa kecil aku gembira bersama rintik-rintik air menikmatinya
Tapi kini aku bukan lagi anak kecil yang melupakan problema

Udah berapa kali ku acak-acak rambut ku
Entah ritual itu berarti apa tidak mengusir bimbang ku
Jedotin ajaa kepala ini ke tembok
Mungkin bisa lebih baik
Tapi sakit.

arhhggg.. Pelangi tetaplah pelangi,
Indahnya tak pernah sampai ke Bumi
Kita mestinya sadar bahwa kita tak kan pernah bisa menyentuhnya
Tapi kita bisa menciptakannya

READMORE
 
Reaksi: 

Jodoh

Selamat ya kepada temen-temen yang sudah pada nikah dan yang baru nikah, baik temen waktu kuliah atau temen sekolah. Wahh kok pada cepet-cepet sih? apa aku yang kelamaan ya. ahh kayaknya kalian yang terlalu cepet deh, hahaha.

Umur ku belum genap 25 tahun, 24 saja belum ketika aku menulis ini. Mungkin jodoh ku belum terlihat, ahhh kayaknya lebaran tahun ini masih membujang lagi deh. tapi terserah lah, aku masih menikmati masa bujang ku, dengan ragam aktifitas ku, hobi ku, dan teman-teman ku. Masih banyak yang ingin ku lakukan sendiri, meskipun aku sadari, kadang aku ingin sekali menjelajah indahnya negeri ini bersama kekasih hati. Tapi tapi ahh sudahlah...

Kadang aku bertanya dalam diam ku, pada sujud ku, pada perjalanan ku yang panjang. Siapakah nanti pendamping ku, yang rela menghabiskan waktunya di samping ku? Apakah ia yang menghianati cintanya demi mencintai ku, apakah ia yang diam-diam suka, apa kah dia yang ku kagumi atau mungkin ia yang ku suka namun pergi begitu saja?

Jodoh itu urusan Tuhan, sudah diatur dalam Kitab Lauh Mahfuzh nya. Sudah jelas firmannya, setiap yang tercipta itu berpasang-pasangan. Jadi tak perlu risau dengan jodoh ketika kamu memang belum siap untuk menerimanya,  tapi risaulah ketika kamu belum cukup baik untuk menerima jodoh mu.

Jodoh bukanlah ia yang duduk sanding sama kita di hari pernikahan. Jodoh adalah ia yang sampai akhir waktu nya setia mendampingi kita dalam suka dan duka, canda dan tawa, dalam bahtera rumah tangga yang terkadang seperti lautan, bergejolak menggoyangkan kapal, kadang tenang mendamaikan. Jodoh adalah seseorang yang mampu bertahan ketika kita berada dalam titik terendah hidup kita, untuk membangkitkan. Ia adalah seseorang yang tak aji mumpung dengan titik tertinggi kita, tapi ia senantiasa mengingatkan bahwa roda senantiasa berputar.

Halah aku bicara tentang jodoh seperti aku sudah menikah sajaa..

Tapi siapapun jodoh ku nanti, atau mungkin kamu (wanita) yang sedang membaca ini.
Aku bukahlah siapa-siapa.
Bukan pula sahabat Nabi yang dijamin masuk surga,
Aku hanya lelaki biasa
yang berusaha untuk menghalalkan mu
Menjalankan ibadah Agama ku
Untuk menentramkan mu dan kamu menentramkan ku
Bersama mangarungi kehidupan dewasa
Mendidik anak-anak yang soleh dan soleha
Menua bersama, sembari menikmati teh di beranda
Melihat anak cucu kita bermain berasama
Hanya satu yang ingin ku lakukan di akhir masa tua ku
Membuatmu tersenyum selayaknya kamu muda.

READMORE
 
Reaksi: 

Kadang itu Entahlah

Kadang itu entahlah,
Fisik ini sehat, kaki ini kuat, tangan ini sanggup menggapai
Tapi semua terasa lemah
Mungkin hati ku bermasalah

Kadang itu entahlah
Semacam tak ingin melakukan apapun
Tapi berdiam diripun terasa salah
Mungkin hati ku sedang gundah

Ingin ku tidur dan bermimpi indah
Tapi lelah itu bukan berasal dari tubuh
Mungkin hati ku yang lelah
Kadang itu entah lah,

Ingin ku teriak bersama ombak
Ditepian karang menghadap samudra
Agar tak ada yang tau aku sedang gundah
Tapi aku tak pernah berniat melompat ke samudra
Sebab aku tau gundah ini hanya sementara.

Aku adalah kayu yang tersayat, bukan terpotong untuk kayu bakar
Jikapun aku terbakar, aku akan menjadi abu yang dirindukan api
Ketika pun aku tumbuh, maka aku akan tumbuh dengan luka sayatan
Yang membuat aku tumbuh menjadi lebih kuat terhadap goresan

Tapi kadang itu entahlah
Mungkin tulisan ini juga maksudnya entahlah
Galau? ah seperti nya tidak
Mungkin aku hanya lelah
Bukan tubuh ku yang lelah
Hati ku

tapi kadang itu entahlah.



READMORE
 
Reaksi: