Perbedaan SUKA, SAYANG dan CINTA

Red heartRed heartRed heartRed heartRed heartRed heartRed heartRed heartRed heartRed heartRed heartRed heartRed heartRed heartRed heartRed heart

Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.

Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.

Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.

Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,”Bolehkah aku menciummu?”

Saat kau MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,”Bolehkah aku memelukmu?”

Saat kau MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya…

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata “Sudahlah, jangan menangis.”

SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.

CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis di pundakmu sambil berkata, “Mari kita selesaikan masalah ini bersama - sama.”

SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, “Ia sangat cantik dan menawan.”

SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.

CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, “Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku..”

Pada saat orang yang kau SUKAi menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.

Pada saat orang yang kau SAYANGi menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.

Pada saat orang yang kau CINTAi menyakitimu, kau akan berkata, “Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan.”

Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.

Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.

Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus…

SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.

SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.

CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.

SUKA adalah hal yang menuntut.

SAYANG adalah hal memberi dan menerima.

CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.

Punch

READMORE
 

Ruang Tanpa Satu Elemen

################################################################

Ini dunia lebih dari sekadar kata, yang dirangkai oleh para ilmuan atau pun filosof2 zaman kuno..

ini dunia bukan hanya tersusun dari satu elemen, tanpa penjelasan yang pasti.

ini dunia tidak mungkin diam, membisu, tuli, dan tak melihat..

ini dunia berjalan mengikuti takdirnya dan bergerak mengikuti jalannya,

ini dunia tak mungkin muncul dari dalam kotak dari ketiadaan ruang tanpa satu elemen,

semua butuh sesuatu untuk menjadi sesuatu.. dari ada menjadi ada dan berbeda.

Kerena semua yang berawal pasti berakhir terkubur atau membusuk bersama cacing2 yang kelaparan,

dan semua yang bernyawa pasti akan mati tertutup di dalam peti yang pengap, gelap dan sunyii,..

tak ada yang sempurna kecuali diri-NYA, tak ada yang abadi kecuali IA..,

begitu juga warna indah dari ulat hina yang menjelma kapada seekor kupu-kupu, ia pun akan sirna pudar dan hilang..

Sebanarnya Ini perjalan panjang yang berujung kematian,

ini perjuangan atau sebuah perngorbanan,

sekali lagi bukan bicara bagaimana kelinci muncul dari sebuah lelucon para ilusionis..

ini bicara tentang pemikiran rasional, atas akalku bukan akalmu..

aku menangis terisak, mendengar tangisan bayi mungil di gendong ibunya di pinggir jalan..MENGAPA??

batinku meronta, pikiran bercampur haru liyat sebuah peristiwa keadilan yang tak adil..MENGAPA??

inikah dunia, dunia yang sombong atas orang-orang yang songong..??

meski pertanyaanya serupa namun jawabanmu dan jawabanku belum tentu sama..

sepi.. sepiii.. sepi... surga kalau begini manusianya..

sepi, seperti hutan terlarang dengan mahkluk buas yang menyeramkan..

apakah masih tersisa kotak untukku mengurung diri dan bersemedi didalamnya.?

aku bosan, aku muak.. aku jengah dengan utara yang menuju selatan dan selatan yang menuju entah kemana..

terkadang aku ingin menjadi api, agar dapat ku bakar semua yang ku benci..

terkadang aku iingin jadi air, menyegarkan jiwa-jiwa yang kehausan..

tapi apa,,!! aku tak bisa... aku selalu tertiup angin, kesana kemari tanpa tujuan yang pasti..

apa sebaiknya aku jadi tanah, mengubur diri dan berteman dengan cacing yang bisu.

haha..

bodoh sekali...

copyright : @ catatan KenArok

READMORE
 

Kisah KEN AROK dan Raja-raja (Singhasari) setelah Ken Arok

Ken Arok

Pembahasan :

Ø Ken Arok Versi Pararaton dan Kertagama

Ø Ken Arok telah ditetapkan akan membawa kestabilan dan kekuasaan di Jawa oelh para dewa dan Batara Guru.

SERAT PARARATON

Serat Pararaton, atau Pararaton saja (bahasa Kawi: "Kitab Raja-Raja"), adalah sebuah kitab naskah Sastra Jawa Pertengahan yang digubah dalam bahasa Jawa Kawi. Naskah ini cukup singkat, berupa 32 halaman seukuran folio yang terdiri dari 1126 baris. Isinya adalah sejarah raja-raja Singhasari dan Majapahit di Jawa Timur. Kitab ini juga dikenal dengan nama "Pustaka Raja", yang dalam bahasa Sanskerta juga berarti "kitab raja-raja". Tidak terdapat catatan yang menunjukkan siapa penulis Pararaton.

Pararaton diawali dengan cerita mengenai inkarnasi Ken Arok, yaitu tokoh pendiri kerajaan Singhasari (1222–1292). Selanjutnya hampir setengah kitab membahas bagaimana Ken Arok meniti perjalanan hidupnya, sampai ia menjadi raja di tahun 1222. Penggambaran pada naskah bagian ini cenderung bersifat mitologis. Cerita kemudian dilanjutkan dengan bagian-bagian naratif pendek, yang diatur dalam urutan kronologis. Banyak kejadian yang tercatat di sini diberikan penanggalan. Mendekati bagian akhir, penjelasan mengenai sejarah menjadi semakin pendek dan bercampur dengan informasi mengenai silsilah berbagai anggota keluarga kerajaan Majapahit.

Penekanan atas pentingnya kisah Ken Arok bukan saja dinyatakan melalui panjangnya cerita, melainkan juga melalui judul alternatif yang ditawarkan dalam naskah ini, yaitu: "Serat Pararaton atawa Katuturanira Ken Angrok", atau "Kitab Raja-Raja atau Cerita Mengenai Ken Angrok". Mengingat tarikh yang tertua yang terdapat pada lembaran-lembaran naskah adalah 1522 Saka (atau 1600 Masehi), diperkirakan bahwa bagian terakhir dari teks naskah telah dituliskan antara tahun 1481 dan 1600, dimana kemungkinan besar lebih mendekati tahun pertama daripada tahun kedua.

Kisah Ken Arok versi Pararaton

Pararaton dimulai dengan pendahuluan singkat mengenai bagaimana Ken Arok mempersiapkan inkarnasi dirinya sehingga ia bisa menjadi seorang raja.[1] Diceritakan bahwa Ken Arok menjadikan dirinya kurban persembahan (bahasa Sanskerta: yadnya) bagi Yamadipati, dewa penjaga pintu neraka, untuk mendapatkan keselamatan atas kematian. Sebagai balasannya, Ken Arok mendapat karunia dilahirkan kembali sebagai raja Singhasari, dan di saat kematiannya akan masuk ke dalam surga Wisnu.

Janji tersebut kemudian terlaksana. Ken Arok dilahirkan oleh Brahma melalui seorang wanita dusun yang baru menikah. Yaitu Ken Endok dan Gajahpara, dewa Brahma mengenakan perjanjian kepada istri Gajahpara (Ken Endok): "Jangan kamu bertemu dengan lakimu lagi, kalau kamu bertemu dengan suamimu, ia akan mati, lagi pula akan tercampur anakku itu, nama anakku itu: Ken Angrok, dialah yang kelak akan memerintah tanah Jawa". Ken Arok atau sering pula ditulis Ken Angrok (lahir:1182 - wafat: 1227/1247) seteah lahir ibunya (ken endok) meletakkan Ken Arok di atas sebuah kuburan ketika baru saja melahirkan; dan tubuh Ken Arok yang memancarkan sinar menarik perhatian Ki Lembong, seorang pencuri yang kebetulan lewat. Ki Lembong mengambilnya sebagai anak dan membesarkannya, serta mengajarkannya seluruh keahliannya. Ken Arok tumbuh menjadi berandalan yang lihai mencuri & gemar berjudi, sehingga membebani Lembong dengan banyak hutang. Lembong pun mengusirnya. Ia kemudian diasuh oleh Bango Samparan, seorang penjudi pula yang menganggapnya sebagai pembawa keberuntungan.

Ken Arok tidak betah hidup menjadi anak angkat Genukbuntu, istri tua Bango Samparan. Ia kemudian bersahabat dengan Tita, anak kepala desa Siganggeng. Keduanya pun menjadi pasangan perampok yang ditakuti di seluruh kawasan Kerajaan Kadiri. hal ini diberitakan sampai di negara Daha, bahwasanya Ken Angrok berbuat rusuh itu, maka ia ditindak untuk dilenyapkan oleh orang-orang Daha.

Dalam naskah disebutkan bahwa Ken Arok berulang-kali diselamatkan dari kesulitan melalui campur tangan dewata. Disebutkan suatu kejadian di Gunung Kryar Lejar, dimana para dewa turun berkumpul dan Batara Guru menyatakan bahwa Ken Arok adalah putranya, dan telah ditetapkan akan membawa kestabilan dan kekuasaan di Jawa. Diberi petunjuklah Ken Angrok agar mengaku ayah kepada seorang brahmana yang bernama Sang Hyang Lohgawe. dia ini baru saja dari Jambudipa, disuruh menemuinya di Taloka. Itulah asal mulanja ada brahmana di sebelah timur Kawi.

Akhirnya, Ken Arok bertemu seorang brahmana dari India bernama Lohgawe, yang datang ke tanah Jawa mencari titisan Wisnu. Dari ciri-ciri yang ditemukan, Lohgawe yakin kalau Ken Arok adalah orang yang dicarinya. Ken Angrok pergi dari Taloka, menuju ke Tumapel, ikut brahmana itu. Tumapel merupakan salah satu daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjadi akuwu (setara camat zaman sekarang) Tumapel saat itu bernama Tunggul Ametung. Atas bantuan Lohgawe, Ken Arok dapat diterima bekerja sebagai pengawal Tunggul Ametung.

Kemudian adalah seorang pujangga, pemeluk agama Budha, menganut aliran Mahayana, bertapa di ladang orang Panawijen, bernama Mpu Purwa. Ia mempunyai seorang anak perempuan tunggal, pada waktu ia belum menjadi pendeta Mahayana. Anak perempuan itu luar biasa cantik moleknja bernama Ken Dedes. Dikabarkan, bahwa ia ayu, tak ada yang menyamai kecantikannya itu, termasyur di sebelah timur Kawi sampai Tumapel. Tunggul Ametung mendengar itu, lalu datang di Panawijen, langsung menuju ke desa Mpu Purwa, bertemu dengan Ken Dedes; Tunggul Ametung sangat senang melihat gads cantik itu. Kebetulan Mpu Purwa tak ada di pertapaannya, sekarang Ken Dedes sekonyong konyong dilarikan oleh Tunggu1 Ametung. Setelah Mpu Purwa pulang dari bepergian, ia tidak rnenjumpai anaknya, sudah dilarikan oleh Akuwu di Tumapel; ia tidak tahu soal yang sebenarnya, maka Mpu Purwa menjatuhkan serapah yang tidak baik: "Nah, semoga yang melarikan anakku tidak lanjut mengenyam kenikmatan, semoga ia ditusuk keris dan diambil isterinya, demikian juga orang orang di Panawidjen ini, semoga menjadi kering tempat mereka mengambil air, semoga tak keluar air kolamnya ini, dosanya: mereka tak mau memberitahu, bahwa anakku dilarikan orang dengan paksaan.

Demikian kata Mpu Purwa: ,,Adapun anakku yang menyebabkan gairat dan bercahaya terang, kutukku kepadanya, hanya: semoga ia mendapat keselamatan dan kebahagiaan besar." Demikian kutuk pendeta Mahayana di Panawidjen.

Ken Arok kemudian tertarik pada Ken Dedes istri Tunggul Ametung yang cantik. Apalagi Lohgawe juga meramalkan kalau Ken Dedes akan menurunkan raja-raja tanah Jawa. Hal itu semakin membuat Ken Arok berhasrat untuk merebut Ken Dedes, meskipun tidak direstui Lohgawe.

Ken Arok membutuhkan sebilah keris ampuh untuk membunuh Tunggul Ametung yang terkenal sakti. Bango Samparan pun memperkenalkan Ken Arok pada sahabatnya yang bernama Mpu Gandring dari desa Lulumbang (sekarang Lumbang, Pasuruan), yaitu seorang ahli pembuat pusaka ampuh.

PEMBUNUHAN OLEH KERIS MPU GANDRING

Mpu Gandring sanggup membuatkan sebilah keris ampuh dalam waktu setahun. Ken Arok tidak sabar. Lima bulan kemudian ia datang mengambil pesanan. Keris yang belum sempurna itu direbut dan ditusukkan ke dada Mpu Gandring sampai tewas. Dalam sekaratnya, Mpu Gandring mengucapkan kutukan bahwa kelak “kamu akan mati oleh keris itu, anak cucumu akan mati karena keris itu juga, tujuh orang raja akan mati karena keris itu”

Kembali ke Tumapel, Ken Arok menjalankan rencana liciknya. Mula-mula ia meminjamkan keris pusakanya pada Kebo Hijo, rekan sesama pengawal. Kebo Hijo dengan bangga memamerkan keris itu sebagai miliknya kepada semua orang yang ia temui, sehingga semua orang mengira bahwa keris itu adalah milik Kebo Hijo. Dengan demikian, siasat Ken Arok berhasil.

Malam berikutnya, Ken Arok mencuri keris pusaka itu dari tangan Kebo Hijo yang sedang mabuk arak. Ia lalu menyusup ke kamar tidur Tunggul Ametung dan membunuh majikannya itu di atas ranjang. Ken Dedes menjadi saksi pembunuhan suaminya. Namun hatinya luluh oleh rayuan Ken Arok. Lagi pula, Ken Dedes menikah dengan Tunggul Ametung dilandasi rasa keterpaksaan. Pagi harinya, Kebo Hijo dihukum mati karena kerisnya ditemukan menancap pada mayat Tunggul Ametung. Ken Arok lalu mengangkat dirinya sendiri sebagai akuwu baru di Tumapel dan menikahi Ken Dedes. Tidak seorang pun yang berani menentang kepustusan itu. Ken Dedes sendiri saat itu sedang mengandung anak Tunggul Ametung.

Ken Dedes telah melahirkan empat orang anak Ken Arok, yaitu Mahisa Wonga Teleng, Panji Saprang, Agnibhaya, dan Dewi Rimbu. Ken Dedes juga memiliki putra dari Tunggul Ametung yang bernama Anusapati. Ken Arok juga memiliki selir bernama Ken Umang, yang telah memberinya empat orang anak pula, yaitu Tohjaya, Panji Sudatu, Tuan Wergola dan Dewi Rambi. Banyaknya anak kenarok semua ada 9 orang, laki laki 7 orang, perempuan 2 orang.

Pada tahun 1222 terjadi perselisihan antara Kertajaya raja Kadiri dengan para brahmana. Para brahmana itu memilih pindah ke Tumapel meminta perlindungan Ken Arok yang kebetulan sedang mempersiapkan pemberontakan terhadap Kadiri. Setelah mendapat dukungan mereka, Ken Arok pun menyatakan Tumapel sebagai kerajaan merdeka yang lepas dari Kadiri. Sebagai raja pertama ia bergelar Sri Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi

Kertajaya (dalam Pararaton disebut Dhandhang Gendis) tidak takut menghadapi pemberontakan Tumapel. Ia mengaku hanya dapat dikalahkan oleh Bhatara Siwa. Mendengar sesumbar itu, Ken Arok pun memakai gelar Bhatara Siwa dan siap memerangi Kertajaya.

Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi di dekat desa Ganter. Pihak Kadiri kalah. Kertajaya diberitakan naik ke alam dewa, yang mungkin merupakan bahasa kiasan untuk mati. Menurut Pararaton, pada tahun 1222 Ken Arok menaklukkan Kadiri dan menjadikannya sebagai bawahan Tumapel. Menurut prasasti Mula Malurung, wilayah Kadiri diperintah oleh Parameswara. Besar kemungkinan bahwa Parameswara identik dengan Mahisa Wonga Teleng, karena ia merupakan putra tertua Ken Arok yang lahir dari permaisuri Ken Dedes. Mungkin pengangkatan Mahisa Wonga Teleng sebagai raja Kadiri inilah yang membuat Anusapati anak tiri Ken Arok cemburu.

Kematian Ken Arok

Anusapati merasa heran pada sikap Ken Arok yang seolah menganaktirikan dirinya, padahal ia merasa sebagai putra tertua. Setelah mendesak ibunya (Ken Dedes), akhirnya Anusapati mengetahui kalau dirinya memang benar-benar anak tiri. Bahkan, ia juga mengetahui kalau ayah kandungnya bernama Tunggul Ametung telah mati dibunuh Ken Arok.

Anusapati berhasil mendapatkan keris Mpu Gandring yang selama ini disimpan Ken Dedes. Ia kemudian menyuruh pembantunya yang berasal dari desa Batil untuk membunuh Ken Arok. Ken Arok tewas ditusuk dari belakang saat sedang makan sore hari. Anusapati ganti membunuh pembantunya itu untuk menghilangkan jejak.

Peristiwa kematian Ken Arok dalam naskah Pararaton terjadi pada tahun 1247.

PEMERINTAHAN TUMAPEL SETELAH KENAROK

Anusapati

Bhatara Anusapati adalah raja kedua Kerajaan Tumapel (atau kemudian terkenal dengan nama Singhasari), yang memerintah pada tahun 1227 - 1248 (versi Nagarakretagama), atau 1247 - 1249 (versi Pararaton). Sepeninggal Ken Arok tahun 1247, Anusapati naik takhta. Pemerintahannya dilanda kegelisahan karena cemas akan ancaman balas dendam anak-anak Ken Arok. Puri tempat tinggal Anusapati pun diberi pengawalan ketat, bahkan dikelilingi oleh parit dalam. Meskipun Anusapati memperketat pengawalan atas dirinya, namun Tohjaya mampu memanfaatkan kelemahannya. Suatu hari Tohjaya mengajak Anusapati menyabung ayam. Anusapati menuruti tanpa curiga karena hal itu memang menjadi kegemarannya. Saat Anusapati asyik memperhatikan ayam aduan yang sedang bertarung, Tohjaya segera membunuhnya dengan menggunakan keris Mpu Gandring. Peristiwa itu terjadi tahun 1249.

Tohjaya

Sepeninggal Anusapati, Tohjaya naik takhta. Namun pemerintahannya hanya berlangsung singkat karena ia kemudian tewas pada tahun 1250 akibat pemberontakan Ranggawuni putra Anusapati. Tohjaya tertusuk tombak namun berhasil melarikan diri. Karena lukanya itu, ia akhirnya meninggal dunia di desa Katang Lumbang (sekarang Lumbang, Pasuruan). Peristiwa ini terjadi tahun 1250.

Akan tetapi dalam prasasti itu ditulis bahwa Tohjaya bukan raja Tumapel atau Singhasari, melainkan raja Kadiri yang menggantikan adiknya, bernama Guningbhaya. Adapun Guningbhaya menjadi raja setelah menggantikan kakaknya yang bernama Bhatara Parameswara. Ketiga raja Kadiri tersebut merupakan paman dari Seminingrat.

Wisnuwardhana

Setelah pemberontakan tersebut, Ranggawuni naik takhta bergelar Wisnuwardhana, sedangkan Mahisa Campaka menjadi Ratu Angabhaya bergelar Narasinghamurti. Adapun Mahisa Campaka adalah putra Mahisa Wonga Teleng, atau cucu Ken Arok. (lahir: ? - wafat: Singhasari, 1268) adalah raja Kerajaan Tumapel yang kemudian terkenal dengan nama Kerajaan Singhasari. Ia memerintah pada tahun 1248 - 1268 bergelar Sri Jayawisnuwarddhana Sang Mapanji Seminingrat Sri Sakala Kalana Kulama Dhumardana Kamaleksana (menurut prasasti Maribong, 1248). Menurut Pararaton, nama asli Wisnuwardhana adalah Ranggawuni putra Anusapati putra Tunggul Ametung. Pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti diibaratkan dua ular dalam satu liang, dan dimaksudkan untuk menciptakan perdamaian antara keluarga Tunggul Ametung dan keluarga Ken Arok.

Pemerintahan Wisnuwardhana berakhir tahun 1272, setahun setelah peresmian pelabuhan Canggu di daerah Mojokerto sekarang.

Kertanagara

Sri Maharaja Kertanagara (meninggal tahun 1292), adalah raja terakhir yang memerintah kerajaan Singhasari. Masa pemerintahan Kertanagara dikenal sebagai masa kejayaan Singhasari, dan ia dipandang sebagai penguasa Jawa pertama yang berambisi ingin menyatukan wilayah Nusantara. Menantunya Raden Wijaya, kemudian mendirikan kerajaan Majapahit sekitar tahun 1293 sebagai penerus dinasti Singhasari.

Kertanagara adalah putera Wisnuwardhana raja Singhasari tahun 1248-1268. Ibunya bernama Waning Hyun yang bergelar Jayawardhani. Waning Hyun adalah putri dari Mahisa Wunga Teleng (putra Ken Arok pendiri Singhasari).

Istri Kertanagara bernama Sri Bajradewi. Dari perkawinan mereka lahir beberapa orang putri, yang dinikahkan antara lain dengan Raden Wijaya putra Lembu Tal, dan Ardharaja putra Jayakatwang. Nama empat orang putri Kertanagara yang dinikahi Raden Wijaya menurut Nagarakretagama adalah Tribhuwaneswari, Narendraduhita, Jayendradewi, dan Gayatri.

NB : Terlepas dari benar atau tidaknya kisah Ken Arok, dapat ditarik kesimpulan kalau pendiri Kerajaan Tumapel hanya seorang rakyat jelata, namun memiliki keberanian dan kecerdasan di atas rata-rata sehingga dapat mengantarkan dirinya sebagai pembangun suatu dinasti baru yang menggantikan dominasi keturunan Airlangga dalam memerintah pulau Jawa.

© http://naskahkenarok.blogspot.com/

READMORE
 

Kisah KEN AROK dan Raja-raja Tumapel (Singhasari) setelah Ken Arok

 

###############################################################

Ken Arok

Pembahasan :

Ø Ken Arok Versi Pararaton dan Kertagama

Ø Ken Arok telah ditetapkan akan membawa kestabilan dan kekuasaan di Jawa oelh para dewa dan Batara Guru.

SERAT PARARATON

Serat Pararaton, atau Pararaton saja (bahasa Kawi: "Kitab Raja-Raja"), adalah sebuah kitab naskah Sastra Jawa Pertengahan yang digubah dalam bahasa Jawa Kawi. Naskah ini cukup singkat, berupa 32 halaman seukuran folio yang terdiri dari 1126 baris. Isinya adalah sejarah raja-raja Singhasari dan Majapahit di Jawa Timur. Kitab ini juga dikenal dengan nama "Pustaka Raja", yang dalam bahasa Sanskerta juga berarti "kitab raja-raja". Tidak terdapat catatan yang menunjukkan siapa penulis Pararaton.

Pararaton diawali dengan cerita mengenai inkarnasi Ken Arok, yaitu tokoh pendiri kerajaan Singhasari (1222–1292). Selanjutnya hampir setengah kitab membahas bagaimana Ken Arok meniti perjalanan hidupnya, sampai ia menjadi raja di tahun 1222. Penggambaran pada naskah bagian ini cenderung bersifat mitologis. Cerita kemudian dilanjutkan dengan bagian-bagian naratif pendek, yang diatur dalam urutan kronologis. Banyak kejadian yang tercatat di sini diberikan penanggalan. Mendekati bagian akhir, penjelasan mengenai sejarah menjadi semakin pendek dan bercampur dengan informasi mengenai silsilah berbagai anggota keluarga kerajaan Majapahit.

Penekanan atas pentingnya kisah Ken Arok bukan saja dinyatakan melalui panjangnya cerita, melainkan juga melalui judul alternatif yang ditawarkan dalam naskah ini, yaitu: "Serat Pararaton atawa Katuturanira Ken Angrok", atau "Kitab Raja-Raja atau Cerita Mengenai Ken Angrok". Mengingat tarikh yang tertua yang terdapat pada lembaran-lembaran naskah adalah 1522 Saka (atau 1600 Masehi), diperkirakan bahwa bagian terakhir dari teks naskah telah dituliskan antara tahun 1481 dan 1600, dimana kemungkinan besar lebih mendekati tahun pertama daripada tahun kedua.

Kisah Ken Arok versi Pararaton

Pararaton dimulai dengan pendahuluan singkat mengenai bagaimana Ken Arok mempersiapkan inkarnasi dirinya sehingga ia bisa menjadi seorang raja.[1] Diceritakan bahwa Ken Arok menjadikan dirinya kurban persembahan (bahasa Sanskerta: yadnya) bagi Yamadipati, dewa penjaga pintu neraka, untuk mendapatkan keselamatan atas kematian. Sebagai balasannya, Ken Arok mendapat karunia dilahirkan kembali sebagai raja Singhasari, dan di saat kematiannya akan masuk ke dalam surga Wisnu.

Janji tersebut kemudian terlaksana. Ken Arok dilahirkan oleh Brahma melalui seorang wanita dusun yang baru menikah. Yaitu Ken Endok dan Gajahpara, dewa Brahma mengenakan perjanjian kepada istri Gajahpara (Ken Endok): "Jangan kamu bertemu dengan lakimu lagi, kalau kamu bertemu dengan suamimu, ia akan mati, lagi pula akan tercampur anakku itu, nama anakku itu: Ken Angrok, dialah yang kelak akan memerintah tanah Jawa". Ken Arok atau sering pula ditulis Ken Angrok (lahir:1182 - wafat: 1227/1247) seteah lahir ibunya (ken endok) meletakkan Ken Arok di atas sebuah kuburan ketika baru saja melahirkan; dan tubuh Ken Arok yang memancarkan sinar menarik perhatian Ki Lembong, seorang pencuri yang kebetulan lewat. Ki Lembong mengambilnya sebagai anak dan membesarkannya, serta mengajarkannya seluruh keahliannya. Ken Arok tumbuh menjadi berandalan yang lihai mencuri & gemar berjudi, sehingga membebani Lembong dengan banyak hutang. Lembong pun mengusirnya. Ia kemudian diasuh oleh Bango Samparan, seorang penjudi pula yang menganggapnya sebagai pembawa keberuntungan.

Ken Arok tidak betah hidup menjadi anak angkat Genukbuntu, istri tua Bango Samparan. Ia kemudian bersahabat dengan Tita, anak kepala desa Siganggeng. Keduanya pun menjadi pasangan perampok yang ditakuti di seluruh kawasan Kerajaan Kadiri. hal ini diberitakan sampai di negara Daha, bahwasanya Ken Angrok berbuat rusuh itu, maka ia ditindak untuk dilenyapkan oleh orang-orang Daha.

Dalam naskah disebutkan bahwa Ken Arok berulang-kali diselamatkan dari kesulitan melalui campur tangan dewata. Disebutkan suatu kejadian di Gunung Kryar Lejar, dimana para dewa turun berkumpul dan Batara Guru menyatakan bahwa Ken Arok adalah putranya, dan telah ditetapkan akan membawa kestabilan dan kekuasaan di Jawa. Diberi petunjuklah Ken Angrok agar mengaku ayah kepada seorang brahmana yang bernama Sang Hyang Lohgawe. dia ini baru saja dari Jambudipa, disuruh menemuinya di Taloka. Itulah asal mulanja ada brahmana di sebelah timur Kawi.

Akhirnya, Ken Arok bertemu seorang brahmana dari India bernama Lohgawe, yang datang ke tanah Jawa mencari titisan Wisnu. Dari ciri-ciri yang ditemukan, Lohgawe yakin kalau Ken Arok adalah orang yang dicarinya. Ken Angrok pergi dari Taloka, menuju ke Tumapel, ikut brahmana itu. Tumapel merupakan salah satu daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjadi akuwu (setara camat zaman sekarang) Tumapel saat itu bernama Tunggul Ametung. Atas bantuan Lohgawe, Ken Arok dapat diterima bekerja sebagai pengawal Tunggul Ametung.

Kemudian adalah seorang pujangga, pemeluk agama Budha, menganut aliran Mahayana, bertapa di ladang orang Panawijen, bernama Mpu Purwa. Ia mempunyai seorang anak perempuan tunggal, pada waktu ia belum menjadi pendeta Mahayana. Anak perempuan itu luar biasa cantik moleknja bernama Ken Dedes. Dikabarkan, bahwa ia ayu, tak ada yang menyamai kecantikannya itu, termasyur di sebelah timur Kawi sampai Tumapel. Tunggul Ametung mendengar itu, lalu datang di Panawijen, langsung menuju ke desa Mpu Purwa, bertemu dengan Ken Dedes; Tunggul Ametung sangat senang melihat gads cantik itu. Kebetulan Mpu Purwa tak ada di pertapaannya, sekarang Ken Dedes sekonyong konyong dilarikan oleh Tunggu1 Ametung. Setelah Mpu Purwa pulang dari bepergian, ia tidak rnenjumpai anaknya, sudah dilarikan oleh Akuwu di Tumapel; ia tidak tahu soal yang sebenarnya, maka Mpu Purwa menjatuhkan serapah yang tidak baik: "Nah, semoga yang melarikan anakku tidak lanjut mengenyam kenikmatan, semoga ia ditusuk keris dan diambil isterinya, demikian juga orang orang di Panawidjen ini, semoga menjadi kering tempat mereka mengambil air, semoga tak keluar air kolamnya ini, dosanya: mereka tak mau memberitahu, bahwa anakku dilarikan orang dengan paksaan.

Demikian kata Mpu Purwa: ,,Adapun anakku yang menyebabkan gairat dan bercahaya terang, kutukku kepadanya, hanya: semoga ia mendapat keselamatan dan kebahagiaan besar." Demikian kutuk pendeta Mahayana di Panawidjen.

Ken Arok kemudian tertarik pada Ken Dedes istri Tunggul Ametung yang cantik. Apalagi Lohgawe juga meramalkan kalau Ken Dedes akan menurunkan raja-raja tanah Jawa. Hal itu semakin membuat Ken Arok berhasrat untuk merebut Ken Dedes, meskipun tidak direstui Lohgawe.

Ken Arok membutuhkan sebilah keris ampuh untuk membunuh Tunggul Ametung yang terkenal sakti. Bango Samparan pun memperkenalkan Ken Arok pada sahabatnya yang bernama Mpu Gandring dari desa Lulumbang (sekarang Lumbang, Pasuruan), yaitu seorang ahli pembuat pusaka ampuh.

PEMBUNUHAN OLEH KERIS MPU GANDRING

Mpu Gandring sanggup membuatkan sebilah keris ampuh dalam waktu setahun. Ken Arok tidak sabar. Lima bulan kemudian ia datang mengambil pesanan. Keris yang belum sempurna itu direbut dan ditusukkan ke dada Mpu Gandring sampai tewas. Dalam sekaratnya, Mpu Gandring mengucapkan kutukan bahwa kelak “kamu akan mati oleh keris itu, anak cucumu akan mati karena keris itu juga, tujuh orang raja akan mati karena keris itu”

Kembali ke Tumapel, Ken Arok menjalankan rencana liciknya. Mula-mula ia meminjamkan keris pusakanya pada Kebo Hijo, rekan sesama pengawal. Kebo Hijo dengan bangga memamerkan keris itu sebagai miliknya kepada semua orang yang ia temui, sehingga semua orang mengira bahwa keris itu adalah milik Kebo Hijo. Dengan demikian, siasat Ken Arok berhasil.

Malam berikutnya, Ken Arok mencuri keris pusaka itu dari tangan Kebo Hijo yang sedang mabuk arak. Ia lalu menyusup ke kamar tidur Tunggul Ametung dan membunuh majikannya itu di atas ranjang. Ken Dedes menjadi saksi pembunuhan suaminya. Namun hatinya luluh oleh rayuan Ken Arok. Lagi pula, Ken Dedes menikah dengan Tunggul Ametung dilandasi rasa keterpaksaan. Pagi harinya, Kebo Hijo dihukum mati karena kerisnya ditemukan menancap pada mayat Tunggul Ametung. Ken Arok lalu mengangkat dirinya sendiri sebagai akuwu baru di Tumapel dan menikahi Ken Dedes. Tidak seorang pun yang berani menentang kepustusan itu. Ken Dedes sendiri saat itu sedang mengandung anak Tunggul Ametung.

Ken Dedes telah melahirkan empat orang anak Ken Arok, yaitu Mahisa Wonga Teleng, Panji Saprang, Agnibhaya, dan Dewi Rimbu. Ken Dedes juga memiliki putra dari Tunggul Ametung yang bernama Anusapati. Ken Arok juga memiliki selir bernama Ken Umang, yang telah memberinya empat orang anak pula, yaitu Tohjaya, Panji Sudatu, Tuan Wergola dan Dewi Rambi. Banyaknya anak kenarok semua ada 9 orang, laki laki 7 orang, perempuan 2 orang.

Pada tahun 1222 terjadi perselisihan antara Kertajaya raja Kadiri dengan para brahmana. Para brahmana itu memilih pindah ke Tumapel meminta perlindungan Ken Arok yang kebetulan sedang mempersiapkan pemberontakan terhadap Kadiri. Setelah mendapat dukungan mereka, Ken Arok pun menyatakan Tumapel sebagai kerajaan merdeka yang lepas dari Kadiri. Sebagai raja pertama ia bergelar Sri Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi

Kertajaya (dalam Pararaton disebut Dhandhang Gendis) tidak takut menghadapi pemberontakan Tumapel. Ia mengaku hanya dapat dikalahkan oleh Bhatara Siwa. Mendengar sesumbar itu, Ken Arok pun memakai gelar Bhatara Siwa dan siap memerangi Kertajaya.

Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi di dekat desa Ganter. Pihak Kadiri kalah. Kertajaya diberitakan naik ke alam dewa, yang mungkin merupakan bahasa kiasan untuk mati. Menurut Pararaton, pada tahun 1222 Ken Arok menaklukkan Kadiri dan menjadikannya sebagai bawahan Tumapel. Menurut prasasti Mula Malurung, wilayah Kadiri diperintah oleh Parameswara. Besar kemungkinan bahwa Parameswara identik dengan Mahisa Wonga Teleng, karena ia merupakan putra tertua Ken Arok yang lahir dari permaisuri Ken Dedes. Mungkin pengangkatan Mahisa Wonga Teleng sebagai raja Kadiri inilah yang membuat Anusapati anak tiri Ken Arok cemburu.

Kematian Ken Arok

Anusapati merasa heran pada sikap Ken Arok yang seolah menganaktirikan dirinya, padahal ia merasa sebagai putra tertua. Setelah mendesak ibunya (Ken Dedes), akhirnya Anusapati mengetahui kalau dirinya memang benar-benar anak tiri. Bahkan, ia juga mengetahui kalau ayah kandungnya bernama Tunggul Ametung telah mati dibunuh Ken Arok.

Anusapati berhasil mendapatkan keris Mpu Gandring yang selama ini disimpan Ken Dedes. Ia kemudian menyuruh pembantunya yang berasal dari desa Batil untuk membunuh Ken Arok. Ken Arok tewas ditusuk dari belakang saat sedang makan sore hari. Anusapati ganti membunuh pembantunya itu untuk menghilangkan jejak.

Peristiwa kematian Ken Arok dalam naskah Pararaton terjadi pada tahun 1247.

PEMERINTAHAN TUMAPEL SETELAH KENAROK

Anusapati

Bhatara Anusapati adalah raja kedua Kerajaan Tumapel (atau kemudian terkenal dengan nama Singhasari), yang memerintah pada tahun 1227 - 1248 (versi Nagarakretagama), atau 1247 - 1249 (versi Pararaton). Sepeninggal Ken Arok tahun 1247, Anusapati naik takhta. Pemerintahannya dilanda kegelisahan karena cemas akan ancaman balas dendam anak-anak Ken Arok. Puri tempat tinggal Anusapati pun diberi pengawalan ketat, bahkan dikelilingi oleh parit dalam. Meskipun Anusapati memperketat pengawalan atas dirinya, namun Tohjaya mampu memanfaatkan kelemahannya. Suatu hari Tohjaya mengajak Anusapati menyabung ayam. Anusapati menuruti tanpa curiga karena hal itu memang menjadi kegemarannya. Saat Anusapati asyik memperhatikan ayam aduan yang sedang bertarung, Tohjaya segera membunuhnya dengan menggunakan keris Mpu Gandring. Peristiwa itu terjadi tahun 1249.

Tohjaya

Sepeninggal Anusapati, Tohjaya naik takhta. Namun pemerintahannya hanya berlangsung singkat karena ia kemudian tewas pada tahun 1250 akibat pemberontakan Ranggawuni putra Anusapati. Tohjaya tertusuk tombak namun berhasil melarikan diri. Karena lukanya itu, ia akhirnya meninggal dunia di desa Katang Lumbang (sekarang Lumbang, Pasuruan). Peristiwa ini terjadi tahun 1250.

Akan tetapi dalam prasasti itu ditulis bahwa Tohjaya bukan raja Tumapel atau Singhasari, melainkan raja Kadiri yang menggantikan adiknya, bernama Guningbhaya. Adapun Guningbhaya menjadi raja setelah menggantikan kakaknya yang bernama Bhatara Parameswara. Ketiga raja Kadiri tersebut merupakan paman dari Seminingrat.

Wisnuwardhana

Setelah pemberontakan tersebut, Ranggawuni naik takhta bergelar Wisnuwardhana, sedangkan Mahisa Campaka menjadi Ratu Angabhaya bergelar Narasinghamurti. Adapun Mahisa Campaka adalah putra Mahisa Wonga Teleng, atau cucu Ken Arok. (lahir: ? - wafat: Singhasari, 1268) adalah raja Kerajaan Tumapel yang kemudian terkenal dengan nama Kerajaan Singhasari. Ia memerintah pada tahun 1248 - 1268 bergelar Sri Jayawisnuwarddhana Sang Mapanji Seminingrat Sri Sakala Kalana Kulama Dhumardana Kamaleksana (menurut prasasti Maribong, 1248). Menurut Pararaton, nama asli Wisnuwardhana adalah Ranggawuni putra Anusapati putra Tunggul Ametung. Pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti diibaratkan dua ular dalam satu liang, dan dimaksudkan untuk menciptakan perdamaian antara keluarga Tunggul Ametung dan keluarga Ken Arok.

Pemerintahan Wisnuwardhana berakhir tahun 1272, setahun setelah peresmian pelabuhan Canggu di daerah Mojokerto sekarang.

Kertanagara

Sri Maharaja Kertanagara (meninggal tahun 1292), adalah raja terakhir yang memerintah kerajaan Singhasari. Masa pemerintahan Kertanagara dikenal sebagai masa kejayaan Singhasari, dan ia dipandang sebagai penguasa Jawa pertama yang berambisi ingin menyatukan wilayah Nusantara. Menantunya Raden Wijaya, kemudian mendirikan kerajaan Majapahit sekitar tahun 1293 sebagai penerus dinasti Singhasari.

Kertanagara adalah putera Wisnuwardhana raja Singhasari tahun 1248-1268. Ibunya bernama Waning Hyun yang bergelar Jayawardhani. Waning Hyun adalah putri dari Mahisa Wunga Teleng (putra Ken Arok pendiri Singhasari).

Istri Kertanagara bernama Sri Bajradewi. Dari perkawinan mereka lahir beberapa orang putri, yang dinikahkan antara lain dengan Raden Wijaya putra Lembu Tal, dan Ardharaja putra Jayakatwang. Nama empat orang putri Kertanagara yang dinikahi Raden Wijaya menurut Nagarakretagama adalah Tribhuwaneswari, Narendraduhita, Jayendradewi, dan Gayatri.

 

NB : Terlepas dari benar atau tidaknya kisah Ken Arok, dapat ditarik kesimpulan kalau pendiri Kerajaan Tumapel hanya seorang rakyat jelata, namun memiliki keberanian dan kecerdasan di atas rata-rata sehingga dapat mengantarkan dirinya sebagai pembangun suatu dinasti baru yang menggantikan dominasi keturunan Airlangga dalam memerintah pulau Jawa.

© http://naskahkenarok.blogspot.com/

READMORE
 

Cara Membuat Akun youtube

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Sekedar ingin berbagi. dari pada tidak membagi sama sekali, hal kecil ini  semoga bermaanfaat. ini artikel tentang bagaimana membuat account youtube, para pembaca sebenarnya saya yakin udah ada yang tahu.. namun ada baiknya saya tetap menulis agar pembaca yang tidak tahu menjadi tahu..  Open-mouthed smile

 

Langsung saja gak perlu banyak kata. cara membuat akun youtube,:

  1. Tentu saja kita harus membuka situsnya dulu www.youtube.com,
  2. setelah  tampil halaman depan youtube, sobat bisa langsung mengklik “Create Account”
  3. Kemudian isilah form yang telah disediakan.image
  4. Setelah itu klik “I accept” dan artinya anda menerima dan bersedia mematuhi segala peraturan yang telah diterapkan oleh situs ini.
  5. nah kalu sobat mencantumkan e.mail dengan domain lain selain google mail, contohnya saya. saya menggunakan email dari yahoo.com maka sobat akan menemukan kotak form seperti dibawah ini.

image

    anda diminta untuk membuat account google mail caranya dengan mngklik “create an account” yang ada diatas. namaun anda bisa tetap melanjutkan dengan menggunakan email yang yahoo. caranya langsung saja klik ketikan passwordnya lalu klik “sign in”.
      nah sekarang kamu bisa menggunakan account youtube dengan e.mail dan password yang kamu isikan diatas..
      Selamat mencoba Open-mouthed smile
      READMORE
       

      Ambisi ku hilang, nafsuku meradang..

      ***************************************************************

      Jujur.. aku berharap..

      Tapi entah mengapa aku tidak terlalu berambisi..

      Jujur.. aku ingin..

      Tapi mengapa aku tak bernafsu untuk mengejarnya ataupun mendapatkannya..

      Aku tau, aku bisa dan aku mampu..

      Aku juga tau selama ada niat pasti ada jalan..

      Tapi aku bak rumput yang tertiup angin, kesana kemari oleh semua yang ku ingin..

      Sayangnya, sebelum ku mendapat apa yang aku ingin aku kembali tertiup oleh keinginan ku yang lain.

      berkali-kali aku mencoba bangkit dari rumput yang lemah,

      berusaha menjadi pohon yang berdiri tumbuh menjulang hingga aku ingin menyentuh awan..

      namun belum sempat aku berdiri aku sudah tumbang tertiup angin..

      Enatahlah, sobat.. jangan tanyakan mengapa?

      Yang pasti aku jenuh.. aku jengah aku bosan....

      Ambisi ku hilang, nafsuku meradang.. terkadang timbul dan kadang tenggelam..

      Biarkan saja aku mengalir terbawa arus, hingga aku terbentur karang.. dan berharap aku terbangun dan sadar..

      Aku ingin kaliaan jadi tepian sungai ku kawan, biarkanlah aku mengalir tapi jagalah aku..

      Aku tak ingin mengalir terlalu deras hingga melebar kedaratan yang seharusnya tak kusentuh..

      Biarakan aku begini sejenak.. agar aku mendapatkan satu ketenangan..

      Dan aku menadapatkan apa yang sebenarnya aku inginkan..

      © http://naskahkenarok.blogspot.com/

      READMORE
       

      Vidio Streaming Dengan CAMFROG

      ****************************************************************************************

      ASik.. beberapa hari ini saya ketagihan chat menggunakan CAMFROG, kenapa bisa begitu? karena chat menggunakan camfrog lebih menyenangakan dari pada menggunkan YM. tapi.. mesti di ingit gak ada yang sempurna, begitu juga camfrog, tapi setidaknya aplikasi vidiostreaming ini bisa menjadi pilihan lain, ketika aplikasi yang sebelumnya anda gunkan untuk chat sedang mengalami gangguan.. hehehe Open-mouthed smile

      sekilas tetang CAMFROG.

      Perangkat lunak ini diciptakan pada tahun 2003 oleh CAMSHARE LLC, yang pasti sih bukan saudara saya, apalagi om saya…CAMSHARE LLC adalah sebuah perusahaan pengembang yang telah menciptakan CAMFROG. nah

      image

      sedangkan CAMFROG sendiri  adalah perangkat lunak yang hampir serupa dengan YM, dimana kita dapat mengirim pesan melalu media internet. dan Camfrog juga memiliki fasilitas untuk berinteraksi lewat teks, Vidiostreaming, audiostreaming,.. hemm.. . Salah satu kelebihan dari Camfrog adalah jika kita ingin melihat kamera pengguna lain, kita tidak perlu lagi untuk meminta izin dari pengguna tersebut, jadi ya.. boleh sekalian curi-curi padanglah.. Winking smile

      Walaupun camfrof termasuk perangkat lunak yang freeware (gratisan) namun ada juga camfrog yang berbayar (camfrog pro) harganya sih sekitar US$ 49.95 untuk yang punya uang lebih mending beli aja karena antara yang gratis dan yang berbayar memliki beberap perbedaan, kalau camfrog yang berbayar memiliki beberapa kelebihan diataranya :

      1. Melihat pengguna lain lebih dari satu.
      2. Bisa mengubah ukuran layar video.
      3. Menambahkan teks pada layar video kita.
      4. Mencari lokasi dimana pengguna yang telah kita tambah di daftar tersebut berada.
      5. Tidak bisa mengirim file ke pengguna Pro.

      nah sedangkan kalau yang gratis tidak memiliki keistimewaan seperti itu,..sya aja pake yang gratis,  kan hanya untuk chat ma temen-temen napain  ngeluarin uang, hehehe Open-mouthed smile

      Dowload CAMFROG 5.5

      READMORE