Showing posts with label Jaringan Komputer. Show all posts
Showing posts with label Jaringan Komputer. Show all posts

Mengamankan Web Wordpress dari Serangan Hacker

Lama sudah gak posting di blog ini, kangen saya sama pemandangan Gunung Semeru yang ada di slider blog ini. Saya sedang sibuk menciptakan OLshop, maklum menjelang lebaran peminat pakaian meningkat dan itu yang membuat saya rela sejenak melupakan skripsi dan beralih ke bisnis ini. Jika mau berkunjung bukalah www.butiquniq.com :)

Mungkin karena bisnis saya tengah berkembang dan peminatnya cukup banyak, membuat beberapa orang sirik mencoba mengusik, ini salah satu nya


Ia adalah salah satu teman saya, saya saya kenal kapasitas dan kemampuan dia sebagai seorang yang sedang belajar, tapi saya sangat menyayangkan sifat dia yang terkadang sesumbar. Lihat pesan yang ditujukan kepada saya,! yaa kadang hal semacam itu saya anggap sebagai candaan, tapi pada saat itu saya sedang sedikit emosi jadi tak dapat menggap hal ini sebagai candaan..

Web www.butiquniq.com bukanlah salah satu media promosi Butiq Uniq, masih banyak media-media lain yang secara umum digunakan para pemilik OnlineShop seperti saya, misalnya melalui akun FB, twitter, BBM, Whatsapp dan lain-lain. Meskipun web tersebut di HACK ataupun di hilangkan Butiq Uniq masih memiliki media yang lain untuk melakukan promosi dan penjualan, jadi nilai web www.butiquniq.com tidaklah se"wah" yang dibayangkan, hanya bermodal 250.000 untuk membangun web tersebut, itu pun pembelian domain dan sewa hosting selama satu tahun.

Singkat cerita, saya akan membagikan tips untuk para pemilik web dengan mesin Wordpress tentang bagaimana cara mengamankan web anda dari orang-orang kurang kerjaan seperti teman saya tersebut.

Ada beberapa cara untuk mengamankan web Wordpress dari serangan tangan jahil diantaranya :

1. Tidak Menggunakan Username “admin”.
Karena username “tertinggi” tersebut yang sebetulnya menjadi makanan empuk bagi para hacker. Ada baiknya menggunakan username dengan mengkombinasikan antara huruf dan angka. Misal :“u53r6w”. nama-nama alay cendrung lebih sulit untuk di tebak oleh manusia.

2. Mengupdate ke Versi Terbaru. 
Selalu mempunyai website yang terupdate, merupakan langkah bijak bagi para pengguna WordPress. Hal ini untuk menutup celah-celah yang dapat dimasuki oleh para hacker. Informasi update-an baru biasanya akan tersedia di website utama WordPress atau halaman depan administrator

3. Hapus File “readme.html”. 
File&nbsp “readme.html” berisi semua Tentang/Tutorial Wordpress! Anda. Hapus saja file tersebut sesaat setelah anda melakukan upgrade WordPress.

4. Hapus File “install.php”.
File “wp-admin/install.php” hanya dipakai saat menginstall Wordpress saja. Sudah tidak diperlukan lagi bila Wordpress sudah berjalan.

5. Lindungi File “wp-config.php”.
Kita harus membuat file ini tidak bisa diakses oleh siapapun juga. Mudah saja, tinggal masukkan kode ini di file “.htaccess” anda







6. Blokir Folder “wp-xxxxxx”.
Kita tidak ingin folder-folder dalam system Wordpress dijelajahi oleh siapapun. Jadi, masukkan kode ini di file “robot.txt” :





7. Hilangkan Versi WordPress.
Masukkan kode ini di file “functions.php” pada themes anda :





8. Ubah Table “Prefix”.
Cara ini cukup efektif, tapi memang agak susah terutama bila website sudah berjalan. Caranya adalah dengan membackup terlebihdahulu database anda. Dengan bantuan Notepad, lakukan“find and replace” dengan merubah setiap awalan “wp_” menjadi prefix lain misalnya “newp_”. Setelah selesai, import SQL-nya ke phpmyadmin sehingga disana akan ada 2 macam tabel. Yaitu tabel dengan awalan “wp_” dan “newp_”. Jika proses pengubahan selesai, kini tinggal mengganti table prefix yang ada di “wp-config.php”. Cari kode berikut :





Lalu ganti dengan table prefix “newp_”, maka kodenya menjadi seperti ini :





9. Sesuaikan CHMOD Permission.
Pastikan CHMOD permission pada file dan folder website anda telah sesuai dengan yang disarankan. biasanya permission untuk folder : 755, dan untuk file : 644

10. Backup Secara Berkala.
Ada baiknya kita mempunyai backup secara berkala. Untuk akun hosting yang menggunakan cPanel, dapat membuat file backup melalui fitur backup yang disediakan oleh cPanel (cPanel->Backups). File backup biasanya berekstensikan .tar.gz, dapat diamankan / disimpan dengan mendownload file tersebut ke komputer pribadi anda. Sehingga jika sewaktu-waktu website anda terkena hack, anda dapat mengupload kembali file backup tersebut, kemudian me-request kepada pihak teknis untuk merestore file backup anda melalui Support Ticket di Tempat hosting anda.

11. Mengganti secret key default di wp-config.php 
untuk secret key yang baru dapat anda dapatkan dari situs resmi wordpresshttps://api.wordpress.org/secret-key/1.1/salt/ setelah seorang hacker berhasil login di Wordpress kita, maka cookies dari record akan disimpan agar hacker bisa tetap masuk ke dashboard walaupun password sudah kita ganti dengan yang baru, untuk mengantisipasinya silakan ganti secret key di “wp-config.php” dengan yang anda dapat di link diatas. contoh secret key: define(‘AUTH_KEY’, ‘h4VSBp#[])*6K5;vV&fR0]GccHyziEPbs)3>EhK.$P~hW]W4v!Q:47s2GRrq@!K&’);

12. Plugins Security 
Beberapa plugins dibawah ini dapat berfungsi maksimal untuk melindungi file-file penting yang rentan menjadi sasaran utama para hacker untuk diserang. Anda dapat menginstal plugin-plugin berikut: Bulletproof Security (untuk melindungi file .htaccess dan fitur-fitur security lainnya.

Login LockDown (untuk melindungi halaman login anda dari ‘brute force attack’ ,mencatat IP yang berusaha untuk login ke website anda juga memblok IP yang mencurigakan.)

WordPress Firewall (dapat memblokir script-script dan parameter yang mencurigakan)

Timthumb Vulnerability Scanner (untuk mendeteksi script-script mencurigakan yang ditanam oleh hacker yang ingin memanfaatkan situs anda)

Nah semoga Tips berikut dapat bermanfaat untuk kita semua, dari pada menebar kejahatan lebih baik menebar kebaikan, 

Sumber : src
READMORE
 

Perintah Command Prompt Untuk Jaringan

Command Prompt

Command Prompt adalah sebuah perintah Disk Operating System (DOS) yang terdapat pada Operating System (OS) Windows. Yang memudahkan user dalam menjelajahi windows baik secara online maupun offline, dan aplikasi ini bisa juga disalahgunakan oleh seorang cracker untuk menjalankan aksi-aksinya hanya dengan menggunakan command prompt.

Maka dari itu sebagai langkah antisipasi bagi anda sebagai user adalah dengan mengenal lebih jauh tentang seluk beluk dari command prompt agar bisa memahami cara kerja dan manfaatnya. Salah satu dari sekian banyak manfaat dari command prompt adalah kemampuannya untuk mendeteksi adanya virus, memisahkan virus dengan file yang diinfeksinya, mencari file induk virus hanya dengan perintah ATTRIB.

Khususnya administrator jaringan, perintah command prompt adalah alat yang ampuh yang bisa jauh lebih berguna daripada tool grafis yang ada pada Windows ataupun freeware yang bisa anda download.

Karena dengan windows command prompt anda bisa melakukan berbagai hal, seperti memeriksa koneksi jaringan (LAN, MAN, WAN), mengontrol perangkat jaringan seperti Switch, Router, perangkat lain, dapat juga digunakan untuk melihat IP dan informasi pada host, dan banyak lagi.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa perintah command prompt yang sering digunakan untuk mengelola jaringan.

 

Menjalankan Perintah-perintah Pada Command Prompt,

Untuk menjalankan perintah-perintah pada command prompt, sebelumnya kita harus berada pada jendela command promptnya terlebih dahulu. Berikut adalah caranya:

Windows XP : Klik tombol Start > Kemudian pilih run > (ketik) cmd (enter)

Windows 7 : Tekan tombol windows + R > (ketik) cmd (enter)

Contoh Perintah dan Penjelasannya

1. ping

Perintah ini mudah diingat, dan sangat penting untuk mengecek keadaan suatu jaringan pada host maupun perangkat jaringan, apakah down, overload, atau putus-putus. Proses ping bekerja dengan mengirimkan paket kepada suatu host atau perangkat melalui koneksi jaringan (LAN, MAN, WAN), dan nantinya akan terdeteksi permasalahan jaringan dengan melihat pesan dari urutan paket yang dikirim per second.

2. tracert

Perintah ini digunakan untuk melihat rute yang dilewati paket untuk sampai tujuan. Analoginya yaitu agar paket dari A sampai ke L, maka paket tersebut dikirimkan melalui rute-rute yang ditentukan, misalnya A – B – C – H – I – J – K – L. biasanya adminstrator jaringan menggunakan perintah ini untuk mendeteksi dimana rute jaringan yang terputus.

3. ipconfig

Perintah ini banyak sekali fungsinya, yang jelas perintah ini umumnya digunakan untuk melihat IP address, gateway, DNS server, dan hampir semua informasi dalam suatu jaringan. Perintah ipconfig ini banyak kombinasinya, dimana tiap kombinasi mempunyai fungsi yang berbeda, salah satunya yaitu, ipconfig /release digunakan untuk membuat IP address baru pada perangkat adapter baru (misalnya ada 2 LAN card pada komputer anda). dan masih banyak fungsi yang lain, and abisa melihatnya dengan mengetikkan ipconfig ?

4. nslookup

Perintah ini digunakan untuk melihat alamat IP dari domain yang ada pada DNS server. Untuk perusahaan yang mempunyai aplikasi berbasis web dan DNS server sendiri, perintah ini dapat digunakan untuk mengecek kinerja dari DNS server itu sendiri ata ketika DNS server down, otomatis aplikasi web tidak dapat digunakan, untuk menanggulanginya anda bisa menggunakan alamat IP ini untuk membuka web aplikasi tersebut.

5. netstat

Perintah ini digunakan untuk mengetahui aktivitas/koneksi jaringan pada komputer yang anda gunakan, serta statistiknya. Perintah ini dapat digunakan juga untuk menampilkan statistik jaringan dari interface pada komputer anda, menampilkan socket network, menampilkan protocol yang digunakan, dll.

6. route

Perintah ini digunakan untuk membuat jalur baru (routing) pada komputer ke suatu jaringan, biasanya pada LAN atau WAN . Kemudian untuk mengetahui proses lalu lintas jaringan anda, untuk mengetahui informasi jalur host, gateway, dan network destination anda untuk paket yang akan dikirim dengan perintah route print, sebenarnya perintah ini sama dengan netstat -r.

7. telnet

Perintah ini digunakan untuk melakukan remote ke perangkat jaringan, seperti Switch atau Router dalam suatau jaringan (LAN, MAN, maupun WAN). Dengan melakukan telnet, hal ini memudahkan administrator jaringan dalam mengelola jaringan dimana saja berada.

8. net

Perintah ini beragam fungsinya, salah satunya yaitu untuk mengirimkan pesan singkat kepada host dalam suatu LAN dengan perintah net send. Untuk perintah yang lainnya dapat digunakan untuk melihat status-status tertentu pada komputer dan jaringan.

9. netsh

Perintah ini digunakan untuk menampilkan atau memodifikasi konfigurasi jaringan dari sebuah komputer yang sedang berjalan baik secara lokal maupun remote dari komputer yang aktif. Seperti merubah IP address, mengganti konfigurasi IPv4 ke IPv6, mengganti port proxy, mengganti winsock, dll

10. Net Send

Digunaknan untuk mengirim pesan ke sesama pengguna komputer dalam satu jaringan.

11. Net time

Digunakan untuk melihat waktu terhadap komputer host yang sedang digunakan

12. Net config

Digunakan untuk mengatur konfigurasi jaringan variable.

 

>>> Silahkah Dicoba semoga bermanfaat

 

Sumber:

http://www.asus87.com/2011/05/perintah-command-prompt-jaringan-komputer

http://saproedin8109.blogspot.com/PRAKTIKUM-JARKOM

READMORE
 

Pemasangan Kabel Jaringan

Sebelum melakukan pemasangan kabel jaringan harus dipahami dahulu konsep jaringan yang akan dibuat, apakah akan menghubungakan antara komputer ke komputer, atau menghubungkan komputer dengan perangkat keras yang berbeda. Sehingga bisa menentukan berapa banyak bahan yang di perlukan dan tipe kabel  apa yang akan dibuat, apakah Straight atau cross.

 

1. Membuat Jaringan LAN Dengan Kebel Tipe Straight

Pemasangan  jaringan LAN dengan menggunakan kabel bertipe stright, yang harus diketahui pertama kali adalah mengenai susunan warna kabel UTP dengan TIPE straight, tipe straight berbeda dengan tipe cross, tipe straight mempunyai susunan kabel yang sama pada setiap ujungnya.

Berikut adalah skema pemasangan kabel UTP bertipe Straight:

image

. Skema Straight

2. Membuat Kabel  Tipe Cross, Untuk Jaringan 

Berbeda dengan straight yang menggunakan susunan warna yang sama pada ujung kabelnya. Tipe cross menggunakan susunan warna kabel yang berbeda pada setiap ujung kabelnya.

Kita bisa menggunakan ujung satu dengan tipe 568A dan ujung yang satu dengan tipe 568B, begitu juga sebaliknya.

Contoh :

image

Skema Cross


Langkah-langkah Penyusunan Kabel Untuk Jaringan.

  1. Siapkan alat dan bahan
  2. Potong kabel seperlunya, namun dalam praktikum ini kami memotong kabel dengan ukuran 1 meter.
  3. Kupas ujung kabel satu persatu dengan menggunakan gunting ataupun pisau yang ada pada tang crimping, Kira-kira 1 cm.
  4. Susun warna kabel sesuai tipe yang telah ditentukan Cross atupun Stright.
  5. Rapikan ujung kabel yang telah disusun menggunakan tang crimping.
  6. Setelah dirapikan, masukan ujung kabel ke dalam konektor RJ-45. Perhatikan susunan warna kabelnya, jangan sampai tertukar dan pastikan ujung kabel menempel pada kuningan konektor, sebelum tahap selanjutnya. Untuk pemasangan kabel yang baik, kulit luar kabel harus ada yang ikut terjepit di dalam konektor, hal ini bertujuan agar memperkuat kabel pada konektor.
  7. Selanjutnya gunakan tang crimping untuk menjepit kabel bersama konektor, hingga benar-benar terjepit.
  8. Lakukan hal yang sama pada ujung yang lainya.
  9. Setelah kedua ujung selesai terpasangn konektor, tes koneksi menggunakan LAN tester.
  10. Indikasi kegagalan. Jika salah satu lampu led pada tester tidak menyala berarti terjadi Human error,.
  11. Indikasi Berhasil terkoneksi adalah jika semua lampu led menyala, maka dapat di katakan pemasangan kabel berhasil.
  12. Silahkan di implementasikan pada jaringan sesungguhnya.

Sumber : sikenarok.blogspot.com

READMORE
 

TIPE PEMASANGAN KABEL UTP

 

Ada 3 tipe pemasangan kabel UTP yang umum digunakan yaitu Stright, cross dan rollever :

1. Tipe Straight

Tipe ini digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan yang berbeda jenis, seperti komputer ke hub, komputer ke switch, hub ke routers.

Percobaan pertama yang dilakukan adalah membat kabel LAN bertipe stright, yang harus diketahui pertama kali adalah mengenai susunan warna kabel UTP dengan TIPE straight, tipe stright berbeda dengan tipe cross, tipe straight mempunyai susunan kabel yang sama pada setiap ujungnya.

2. Tipe Cross

Tipe ini digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan yang sama jenis. Seperti komputer ke komputer, laptop ke laptop, hub ke hub, hub ke switch, laptop ke komputer.

Berbeda dengan straight yang menggunakan susunan warna yang sama pada ujung kabelnya. Tipe cross menggunakan susunan warna kabel yang berbeda pada setiap ujung kabelnya.

Kita bisa menggunakan ujung satu dengan tipe 568A dan ujung yang satu dengan tipe 568B, begitu juga sebaliknya.

3. Roollover

Tipe ini merupakan pengkabelan khusus. Misalnya untuk menghubungkan antar switch. Pada umumnya digunakan untuk mengkonsole router dari terminal komputer ke router console port.

untuk susunan warna kabel rollover, biasanya menggunakan kofigurasi kabel tipe T568A namun memiliki ketentuan warna kedua ujung harus berkebalikan.

contoh..

jika ujung satu urutan pinnya, putih hijau, hijau, orang putih, biru, biru putih, orange, coklat putih, coklat.

maka ujung satunya urutanya menjadi, coklat, coklat putih, orange, putih biru, biru, orange putih, hijau, putih hijau.

 

ETHERNET CABLE

Untuk menghubungkan jaringan biasanya diperlukan kabel Ethernet atau yang sering disebut kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) dengan ujungnya menggunakan konektor RJ45.

Kabel UTP mempunyai delapan pin (4 pasang).

· Pin1 dengan warna hijau-putih (TD+)

· Pin2 dengan warna hijau (TD-)

· Pin3 dengan warna orange-putih (RD+)

· Pin4 dengan warna biru (NC)

· Pin5 dengan warna biru-putih (NC)

· Pin6 dengan warna orange (RD-)

· Pin7 dengan warna coklat-putih (NC)

· Pin8 dengan warna coklat (NC)

Konfigurasi pin kabel UTP adalah sbb:

image

READMORE
 

MEDIA TRANSMISI

________________________________________________________________

A. MEDIA TRANSMISI

Media transmisi adalah yang digunakan untuk mengirim data pada jaringan. Data itu sendiri di transmisikan dalam bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan media transmisinya. Untuk media transmisi kabel, data akan diubah menjadi daya listrik. Pada media transmisi tanpa kabel, data diubah menjadi gelombang. Sedangkan pada fiber optik, meski media transmisi yang tergolong media berwujud kabel namun data yang di transmisikan dalam betuk cahaya sehingga kecepatan sangaat tinggi.

Kabel merupakan media transmisi yang paling umum digunakan. Contoh kabel yang umum digunakanan sebagai media transmisi pengiriman data pada jaringan adalah kabel twisted-pair, kabel coaxial dan serat optik.

Kabel Twisted-pair

Kabel twisted-pair memiliki beberapa jenis utama yaitu shielded (berselimut) biasa disebut STP dan unshielded (tidak memiliki selimut) biasa disebut UTP. Untuk UTP terdapat pula pembagian jenis yakni:

 

image

Kategori 1: Sifatnya mampu mentransmisikan data kecepatan rendah. Contoh: kabel telepon.

Kategori 2: Sifatnya mampu mentransmisikan data lebih cepat dibanding category 1 dapat digunakan untuk transmisi digital dengan bandwidth hingga 4 MHz.

Kategori 3: Mampu mentransmisikan data hingga 16 MHz.

Kategori 4: Mampu mentransmisikan data hingga 20 MHz.

Kategori 5: Digunakan untuk transmisi data yang memerlukan bandwidth hingga 100 MHz.

Kabel Coaxial

Kabel coaxial mampu mengangkut sinyal frekuensi yang lebih tinggi daripada kabel twistedpair.

Serat Optik

Serat optik terbuat dari material gelas atau plastik dan mampu mentransmisikan sinyal dalam bentuk cahaya.

Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada 10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel kategori 5 dapat dibuat straight atau cross.

 

B. JENIS PEMASANGAN KABEL UTP

Ada 3 jenis pemasangan kabel UTP yang umum digunakan yaitu Stright, cross dan rollever :

1. Tipe Straight

Tipe ini digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan yang berbeda jenis, seperti komputer ke hub, komputer ke switch, hub ke routers.

2. Tipe Cross

Tipe ini digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan yang sama jenis. Seperti komputer ke komputer, laptop ke laptop, hub ke hub, hub ke switch, laptop ke komputer.

3. Roollover

Tipe ini merupakan pengkabelan khusus. Misalnya untuk menghubungkan antar switch. Pada umumnya digunakan untuk mengkonsole router dari terminal komputer ke router console port.

READMORE
 

PERHITUNGAN SUBNETTING

AlienAlienAlienAlienAlienAlienAlienAlienAlienAlienAlienAlienAlienAlienAlienAlien

Subnetting dilakukan pada saat konfigurasi interface. Penerapan subnet mask pada IP Address akan mendefinisikan 2 buah address baru, yakni Network Address dan Broadcast Address. Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana membagi network dan hostnya.

Struktur subnet mask sama dengan struktur IP Address, yakni terdiri dari 32 bit yang dibagi atas 4 segmen yaitu 255.255.255.255.

 

Contoh

Kita akan mencoba mencari Subnetting dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.3.0/26. Untuk mempermudah penghitungan lebih baik binary kan lebih dahulu subnet masknya, kita menggunakan subnet masknya 255.255.255.192 dibenarykan menjadi 11111111.11111111.1111111.110000000

Hal yang akan kita lakukan adalah.

1.  Mencari jumlah subnet yang valid, langkahnya:

2X - 2, (X adalah Banyaknya binery 1 pada oktet terakhir)

22 – 2 = 2, Jadi ada 2 subnet yang valid.

untuk mencari jumlah subnet, ada yang menggunakan rumus 2X saja tanpa dikurangi 2. Namun ada juga yang menggunakan rumus 2x – 2, rumus ini Hanya cisco yang menunggunakan, karena secara default router cisco tidak menggunakan subnet ke-0 istilahnya "no ip subnet zero" dan subnet yang terakhir digunakan untuk cadangan.

2. Mencari Jumlah host yang valid dalam 1 subnet. Caranya :

2y – 2 , (y adalah banyaknya binery 0 pada oktet terakhir)

26 - 2 = 62, Jadi ada 62 host yang valid.

Kenapa dikurangi 2? Karena digunakan untuk alamat network (biasanya host ke-0, untuk contoh ini maka alamat network = 192.168.0.0) dan alamat broadcast (biasanya host terakhir, untuk contoh ini maka alamat broadcast = 192.168.0.255)

3. Langkah selanjutnya adalah mencari blok yang valid.

256 – 192 = 64, (192 diperoleh dari nilai terakhir dari subnet mask).

Dan blok selanjutnya di peroleh dengan cara hasil dari blok pertama+jumlah blok yang valid 64+64=128.

 

Hasil percobaan yang telah di lakukan dapat di ketahui bahwa, dengan Network Address 192.168.3.0/26. Kita dapat menemukan,:

1. Ada 2 subnet yang valid

2. Ada 62 host yang valid

3. Dan blok yang valid ada 64.

READMORE
 

TEKNIK SUBNETTING

ComputerComputerComputerComputerComputerComputerComputerComputerComputerComputerComputerComputerComputerComputerComputerComputer

Subnetting adalah sebuah teknik yang mengizinkan para administrator jaringan untuk memanfaatkan 32 bit IP address yang tersedia dengan lebih efisien. Teknik subnetting membuat skala jaringan lebih luas dan tidak dibatas oleh kelas-kelas IP (IP Classes) A, B, dan C yang sudah diatur. Dengan subnetting, anda bisa membuat network dengan batasan host yang lebih realistis sesuai kebutuhan.Subnetting menyediakan cara yang lebih fleksibel untuk menentukan bagian mana dari sebuah 32 bit IP adddress yang mewakili netword ID dan bagian mana yang mewakili host ID.

 

Subnets

Subnet adalah network yang berada di dalam sebuah network lain (Class A, B, dan C). Subnets dibuat menggunakan satu atau lebih bit-bit di dalam host Class A, B, atau C untuk memperlebar network ID. Jika standar network ID adalah 8, 16, dan 24 bit, maka subnet bisa memiliki panjang network ID yang berbeda-beda.

 

Alasan utama melakukan subnetting:

1. Mengalokasikan IP address yang terbatas supaya lebih efisien. Jika internet terbatas oleh alamat-alamat di kelas A, B, dan C, tiap network akan memliki 254, 65.000, atau 16 juta IP address untuk host devicenya. Walaupun terdapat banyak network dengan jumlah host lebih dari 254, namun hanya sedikit network (kalau tidak mau dibilang ada) yang memiliki host sebanyak 65.000 atau 16 juta. Dan network yang memiliki lebih dari 254 device akan membutuhkan alokasi kelas B dan mungkin akan menghamburkan percuma sekitar 10 ribuan IP address.

2. Alasan kedua adalah, walaupun sebuah organisasi memiliki ribuan host device, mengoperasikan semua device tersebut di dalam network ID yang sama akan memperlambat network. Cara TCP/IP bekerja mengatur agar semua komputer dengan network ID yang sama harus berada di physical network yang sama juga. Physical network memiliki domain broadcast yang sama, yang berarti sebuah medium network harus membawa semua traffic untuk network. Karena alasan kinerja, network biasanya disegmentasikan ke dalam domain broadcast yang lebih kecil – bahkan lebih kecil – dari Class C address.

Fungsi SUBNETTING

Kalo dilihat hasil dari sebuah subnetting, adalah sebuah jaringan yang lebih kecil (lebih sedikit menampung jumlah host) dan dari sebuah jaringan besar kita bisa membuat beberapa jaringan kecil yang terpisah. Dari hasil itulah kita bisa mengambil kesimpulan untuk 3 fungsi utama dari subnetting:

1. Mengurangi ukuran broadcast domain (tentu bisa mengurangi penyebaran virus)

2. Memudahkan administrasi jaringan

3. Untuk membagi blok – blok subnet agar valid

 

Perhitungan Subnetting >>

READMORE
 

OSI seven layer model

Materi terakhir mangenai Pengantar Teknologi Informatika semester pertama membahas tenang OSI (Open System Interconnection), rada ruwet sih soalnya dulu sewaktu masih duduk di SMK saya kurang memperhatikan pelajaran mengenai jaringan.. hehe Open-mouthed smile

OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model). nah lho.. apa tuch,? ntar deh kita jelasin lagi.. maklum saya juga sambil buka-buka buku catatan. hehe

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. nah dah tau kan OSI itu merupakan Standartnya dan ISO itu merupakan Organisasinya yang mengantur tentang standarisasi..  OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi. nah protokl jaringan itu sendiri adalah Aturan atau tatacara yang digunakan dalam pertukaran data dalam jaringan.

Nah sudah tahu kan sekilas tentang OSI dan ISO.? kita lanjutin tanang Tujuh Lapis OSI. atau kerennya (OSI seven layer model). terdiri dari :

7. Application layer
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS. ruwet ya bahasanya.? haha maklum copas dari wikipedia. neh ku sederhanaan lagi. lapisan ketujuh ini berfungsi untuk mengatur dan menampilkan data sesuai aplikasi yang digunkan user. Beberapa contoh yang melibatkan lapisan aplikasi adalah seperti Telnet, File Transfer Protocol (FTP), Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) and Hypertext Transfer Protocol (HTTP).

6. Presentation layer
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. atau Lapisan ini bertanggungjawab untuk mengubah data ke tamplan (interface) yang standard untuk lapisan applikasi. MIME encoding, pemampatan data, enkripsi data dan manipulasi yang serupa ke atas persembahan adalah dilakukan pada lapisan ini untuk memberikan maklumat atau data tersebut sebagai suatu perkhimatan atau protokol yang boleh memenuhi kehendak pembuat atau penerima.

5. Session layer
Lapisan ini mengawal dialog (sesi) diantara komputer-komputer yang berhubung atau membuat komunikasi. Ia membuka, mengatur dan menutup sesi antara aplikasi-aplikasi yang berhubung antara satu sama lain. Ia menjalankan operasi sama ada secara duplex atau half-duplex dan mewujudkan sekatan (checkpointing), pembatalan (adjourment), penamatan (termination) dan memulakan kembali prosedur-prosedur. Ia adalah bertangggungjawab untuk menutup dengan rapi lapisan sesi ini dimana ia adalah ciri-ciri bagi TCP dan juga bagi sesi sekatan dan pemulihan, dan biasanya tidak digunapakai oleh suit protokol internet (internet protocol).

4. Transport layer
Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan. hal ini juga sangat terasa kegunaannya pada topologi ring (token ring).

3. Network layer
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.

2. Data-link layer
Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

1. Physical layer
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.

Sumber. wikipedia.org dan gado2 alias dari mana saja.

Semoga menambah pengetahuan temen2 sekalian.. terimakasih Open-mouthed smile

READMORE
 

Sistem Transmisi

GPRS

(singkatan bahasa Inggris: General Packet Radio Service, GPRS) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).

GPRS merupakan sistem transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip 'tunnelling'. Ia menawarkan laju data yang lebih tinggi. Laju datanya secara kasar sampai 160 kbps dibandingkan dengan 9,6 kbps yang dapat disediakan oleh rangkaian tersakelar GSM. Kanal-kanal radio ganda dapat dialokasikan bagi seorang pengguna dan kanal yang sama dapat pula digunakan dengan berbagi antar pengguna sehingga menjadi sangat efisien. Dari segi biaya, harga mengacu pada volume penggunaan. Penggunanya ditarik biaya dalam kaitannya dengan banyaknya byte yang dikirim atau diterima, tanpa memperdulikan panggilan, dengan demikian dimungkinkan GPRS akan menjadi lebih cenderung dipilih oleh pelanggan untuk mengaksesnya daripada layanan-layanan IP.

GPRS merupakan teknologi baru yang memungkinkan para operator jaringan komunikasi bergerak menawarkan layanan data dengan laju bit yang lebih tinggi dengan tarif rendah ,sehingga membuat layanan data menjadi menarik bagi pasar massal. Para operator jaringan komunikasi bergerak di luar negeri kini melihat GPRS sebagai kunci untuk mengembangkan pasar komunikasi bergerak menjadi pesaing baru di lahan yang pernah menjadi milik jaringan kabel, yakni layanan internet. Kondisi ini dimungkinkan karena ledakan penggunaan internet melalui jaringan kabel (telepon) dapat pula dilakukan melalui jaringan bergerak. Layanan bergerak yang kini sukses di pasar adalah, laporan cuaca, pemesanan makanan, berita olah raga sampai ke berita-berita penting harian. Dari perkembangan tersebut, dapat dirasakan dampaknya pada kemunculan berbeagai provider HP yang bersaing menawarkan tarif GPRS yang semakin terjangkau.

Dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, [[notebook]] dan [[handheld computer]]. Namun, dalam implementasinya, hal tersebut sangat tergantung faktor-faktor sebagai berikut:

  • Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS
  • Software yang dipergunakan
  • Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan

Ini menjelaskan mengapa pada saat-saat tertentu dan di lokasi tertentu akses GPRS terasa lambat, bahkan lebih lambat dari akses CSD yang memiliki kecepatan 9,6 kbps.

Perbedaan GPRS dan WAP

WAP merupakan kependekan dari Wireless Application Protocol adalah teknologi seperti WWW dan merupakan protokol untuk mengakses internet melalui HP, sedangkan GPRS (General Packet Radio Service). adalah teknologi koneksi yang digunakan oleh HP tersebut menuju jalur internet. Misalnya, kita menggunakan broadband pada PC yang terkoneksi ke Speedy.

 

EDGE

atau Enhanced Data rates for GSM Evolution adalah teknologi evolusi dari GSM dan IS-136. Tujuan pengembangan teknologi baru ini adalah untuk meningkatkan kecepatan transmisi data, efesiensi spektrum, dan memungkinkannya penggunaan aplikasi-aplikasi baru serta meningkatkan kapasitas.

EDGE kecepatan datanya sbesar 384 kbps, dan secara teori dapat mencapai 473,6 kbps. Secara umum kecepatan EDGE tiga kali lebih besar dari GPRS. Hal ini dimungkinkan karena pada EDGE digunakan teknik modulasi (EDGE menggunakan 8PSK, GPRS menggunakan GMSK) dan metode toleransi kesalahan yang berbeda dengan GPRS, dan juga mekanisme adaptasi pranala yang diperbaiki. EDGE juga menggunakan coding scheme yang berbeda dengan GPRS. Dalam EDGE dikenal 9 macam skema pengkodean, sedangkan di GPRS hanya ada 4 skema pengkodean.

 

3G

(dari bahasa Inggris: third-generation technology) merupakan sebuah standar yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang diadopsi dari IMT-2000 untuk diaplikasikan pada jaringan telepon selular. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel versi ke-tiga. Melalui 3G, pengguna telepon selular dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari 3G yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan video. 3G mengalahkan semua pendahulunya, baik GSM maupun GPRS. Beberapa perusahaan seluler dunia akan menjadikan 3G sebagai standar baru jaringan nirkabel yang beredar di pasaran ataupun negara berkembang.

 

EVDO

juga dikenal dengan EV-DO, 1xEvDO dan 1xEV-DO merupakan sebuah standart pada wireless broadband berkecepatan tinggi. EVDO adalah singkatan dari "Evolution, Data Only" atau "Evolution, Data optimized". Istilah resminya dikeluarkan oleh Assosiasi Industri Telekomunikasi yaitu CDMA2000, merupakan interface data berkecepatan tinggi pada media udara. EVDO satu dari dua macam standar utama wireless Generasi ke-3 atau 3G. adapun standart yang lainnya adalah W-CDMA.

HSDPA

High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) adalah sebuah protokol telepon genggam dan kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G.

HSDPA merupakan evolusi dari standar W-CDMA dan dirancang untuk meningkatkan kecepatan transfer data 5x lebih tinggi. HSDPA memdefinisikan sebuah saluran W-CDMa yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang cara operasinya berbeda dengan saluran W-CDMA yang ada sekarang. Hingga kini penggunaan teknologi HSDPA hanya pada komunikasi arah bawah menuju telepon genggam.

Kecepatan unduh data

  • Di lingkungan perumahan teknologi ini dapat melakukan unduh data hingga berkecepatan 3,7 Mbps.
  • Dalam keadaan bergerak seseorang yang sedang berkendaraan di jalan tol berkecepatan 100 km/jam dapat mengakses internet berkecepatan 1,2 Mbps.
  • Di lingkungan perkantoran yang padat pengguna dapat menikmati streaming video dengan perkiraan kecepatan 300 Kbps.

 

Hem Ini dulu ya,, terimakasih jangan lupa komentarnya Winking smile

READMORE
 

MEMBUKA SITUS YANG DI BLOKIR PROXY



Menyebalkan jika situs kesayangan kita blokir oleh proxy. .. sebenernya sih alasan server memblokir situs tersebut memang sangatalah wajar, karena situs tersbut merupakan situs2 dewasa, jejaring sosial dan lain-lain. Pemblokiran oleh proxy, biasa dilakukan oleh pengelolah jaringan di perkantoran, sekolah, hotspot dll . namun ada situs pihak ketiga yang dapat membuat teman-teman dapat berselancar di situs yang di blokir tersebut.
Pertama adalah kunjungi situs-situs berikut :
- anonymouse.org
- proxybrowsing.com
- w3privacy.com
- ninjacloak.com
- the-cloak.com
- shadowsurf.com
- proxify.com dll


Kemudian masukan alamat situs yang di blokir tersebut.. Dengan cara ini pun kita bisa berselancar di dunia maya dengan aman karena informasi tentang di mana kita mengakses internet, catatan kunjungan, informasi pribadi kita, dsb bisa dirahasiakan dengan baik.
NB. Karena ini sedikit ilegal dan menggunakan pihak ketiga, sebagian situs diatas, tidak dapat menampilkan situs yang diblokir secara utuh. Bahakan terkadang kita harus merelakan sebagian layar kita di gunakan sebagi Iklan dari situs tersebut. Tapi setidaknya dapat mengobati rasa kangen kita sama situs kesayangan yang di blokir. Hehe..

Sebenarnya ada cara lain .. yaitu menggunakan IP address alamat situs yang diblokir tersebut, tapi.. ntar deh saya tulis, soalnya masih saya pelajari.. sabar ya..

“Jangan gunakan cara ini untuk kegiatan kriminal”
READMORE
 

WEB 2.0

Apa itu web 2.0?
Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O'Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama di tahun 2004. Ini merupakan generasi terkini yang paling mendunia dari web, di mana semua pengguna web dapat mempublikasikan dan menerima informasi secara bebas, untuk saling berkolaborasi dan sosialisasi. Jika di era web 1.0 kita hanya dapat mengakses informasi saja, dengan segala keterbatasannya, maka di web 2.0 kita dapat membagikan informasi yang kita punya, baik itu bersumber dari kita sendiri atau dari sumber lain. Kita juga dimungkinkan langsung berinteraksi dengan sesama pengguna web.

Dengan semua kelebihan itu, tak heran jika web 2.0 membuat banyak orang tertarik menggunakan Internet. Mereka yang awalnya tidak kenal dunia maya, menjadi penasaran dan ingin mencoba, sebab kehebohan daya tarik web 2.0 ini.
Seperti kita tahu, beragam aplikasi web 2.0 tidak hanya digunakan di rumah, namun juga di lingkungan korporat. Berarti ada banyak data penting perusahaan yang dapat menjadi target para pencipta malware. Pengguna sendiri tidak sadar bahwa dirinya menjadi target serangan, karena terlalu asik menikmati banyak kemudahan, bahkan juga asik bersosialisasi memperluas jejaring pertemanan maupun bisnis.
Yang lebih parah adalah jika pengguna tidak tahu kalau dirinya justru membantu serangan tersebut dan juga menjadi korbannya. Dari laboratorium virus kami, terlihat bahwa jejaring sosial kian popular menjadi sasaran pembuat malware. Setiap tahun, jumlah sampel malware yang berhubungan dengan jejaring sosial berlipatganda dibanding tahun sebelumnya.

Konsep anyar yang ditawarkan web 2.0 adalah mengubah gaya navigasi klasik menjadi jauh lebih interaktif. Bahkan pengguna bisa terus berhubungan melalui web 2.0 dengan perangkat bergeraknya seperti ponsel. Ya, ini seperti pemahaman di mana manusia terus menerus terhubung satu sama lain dengan web 2.0 sebagai medianya, dan beragam perangkat canggih yang mendukung. Di mana saja, kapan saja.
READMORE
 

MODEM

Modem merupakan singkatan dari Modulator-Demodulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.

Modem digunakan sebagai alat untuk merubah data dari bentuk analog atau sebaliknya dari analog ke digital. Modem dihubungkan ke komputer atau terminal menggunakan sebuah interface. Interface modem terdiri dari beberapa bagian, yaitu : Plugs, Soket, Pin, dan Kabel.

Bagian-bagian tersebut secara elektris dan mekanis harus sesuai satu sama lain dengan peralatan yang akan dihubungkan padanya. Kesesuaian secara elektris, berarti bahwa kedua peralatan yang dihubungkan harus mampu menyajikan status biner 1 dan 0 oleh tegangan yang sama yang berkisar antara 5 sampai 6 volt.

Modem memiliki kemampuan untuk melakukan self test, yaitu kemampuan melakukan operasi pembetulan terhadap kesalahan yang terjadi serta mampu mengembalikan semua data yang dikirim ke terminal asal atau sumber data.

Jenis-jenis modem


* Internal Modem,
Adalah modem berjenis kartu sirkuit yang tertancap pada salah satu slot ekspansi pada mainboard, biasanya pada slot ISA atau PCI. Modem internal memiliki kecepatan untuk men-download informasi sekitar 56 kbps.

Keuntungan menggunakan modem ini adalah lebih hemat tempat dan dari segi harga lebih ekonomis dibandingkan dengan modem eksternal dank karena telah terpasang di motherboard, maka modem jenis ini tidak membutuhkan adaptor seperti halnya modem eksternal sehingga system terkesan lebih ringkas tanpa ada banyak kabel yang berantakan.

Kelemahan menggunakan modem ini adalah tidak adanya indicator sebagaimana yang bisa ditemui pada modem eksternal, akibatnya agak sulit mengecek status modem walau kini banyak software tambahan untuk mengeceknya. Menggunakan modem internal juga membuat power supply menjadi keberatan karena sumber tegangan diambil olehnya.

* Eksternal Modem, Modem yang biasa dikemas dalam berbagai bentuk, yang berada di luar CPU dan dihubungkan ke CPU melalui kabel ke port COM1 atau USB. Modem ini membutuhkan adaptor untuk mendapatkan sumber tegangan.

Keuntungan menggunakan modem ini merupakan solusi dari kelemahan modem internal. Selain itu modem jenis ini lebih mobile, karena bisa dibawa kemana-mana.

Kerugiannya tidak lain adalah membutuhkan sumber tegangan (adaptor) walau kini sekarang lebih efisien lagi dengan mengambil sumber tegangan dari komputer itu sendiri.

* Modem 3GP
* Modem GSM
* Modem analog yaitu modem yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital

* Modem ADSL
o Modem teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscribe Line) yang memungkinkan berselancar internet dan menggunakan telepon analog secara berbarengan. Caranya sangat mudah, untuk ADSL diberikan sebuah alat yang disebut sebagai Splitter atau pembagi line. Posisi Splitter ditempatkan di depan ketika line telepon masuk. Artinya anda tidak boleh mencabangkan line modem untuk ADSL dengan suara secara langsung. Alat Splitter berguna untuk menghilangkan gangguan ketika anda sedang menggunakan ADSL modem. Dengan Splitter keduanya dapat berjalan bersamaan, sehingga pengguna dapat menjawab dan menelpon seseorang dengan telepon biasa. Di sisi lain, pengguna tetap dapat terkoneksi dengan internet melalui ADSL modem.

* Teknologi Kebel Modem
Kabel Modem, merupakan alternative pilihan untuk memperbaiki kinerja modem. Kabel modem merupakan kombinasi antara modem dan Ethernet. Kecepatan berkisar antara 3 hingga 56 Megabit per second, dan bisa bekerja dalam jarak 100 km atau bahkan lebih.

Keuntungan menggunakan kabel modem adalah tidak membutuhkan sarana telepon sehingga tidak menggangu lalu lintas komunikasi suara lewat telepon, kecepatan akses waktu yang tinggi, tidak dibatasi waktu koneksi, dan bisa dipakai secara bersama-sama oleh beberapa komponen sekaligus.

Kekurangan menggunakan kabel modem adalah kecepatan transfer data tidak simetris, upstream (data keluar) jauh lebih kecil daripada kecepatan downstream (data masuk), hal ini membuat kabel modem kurang sesuai jika dijadikan pilihan utama untuk membuka server, misalnya web atau FTP Server.

Kecepatan Transfer Data Kabel Modem
Kecepatan data yang masuk (downstream) rata-rata berkisar antara 4-56 Megabit per second, sedangkan kecepatan data yang keluar (upstream) berkisar 256 kb – 3 Megabit per detik.

Kecepatan transfer data pada kabel modem dipengaruhi oleh :
@ Kepadatan lalu lintas internet yang melalui backbone internet dari penyedia jasa internet.
@ Kemampuan dan kecepatan dari server yang sedang diakses
@ Jumlah pengguna yang mengakses suatu server pada saat yang bersamaan
@ Kecepatan dan spesifikasi komputer yang digunakan
@ Perangkat keras dan perangkat lunak yang mengatur alur data antara jaringan dan internet



Ditulis oleh Adiputra
READMORE